24.7 C
New York
28/05/2020
Aktual

Pascabanjir, Waspada Leptospirosis

JAKARTA (Pos Sore) — Pascabencana banjir yang melanda beberapa wilayah Indonesia, masyarakat dibayang-bayangi penyakit leptospirosis. Penyakit yang disebabkan bakteri leptospira ini menular melalui urine tikus.

“Biasanya terdapat pada air sisa banjir yang mengenang. Air yang mengandung bakteri leptospira ini masuk ke dalam tubuh melalui selaput lendir atau luka lecet. Bisa bertahan dalam genangan air selama 28 hari,” kata Deputi bidang Kesehatan, Kependudukan dan Keluarga Berencana Kemenko Kesra Dr. Emil Agustiono, pada acara Deputi Meet The Press, di Kemenko Kesra, Selasa (11/2).

Karenanya, ia menyarankan masyarakat korban banjir mengenakan sepatu karet pada saat musim hujan dan usai banjir agar tidak tertular penyakit. Selain itu sepatu karet juga mengurangi risiko tersetrum saat banjir.

Sekretaris Komisi Nasional Pengendalian Zoonosis ini pun mengingatkan sanitasi lingkungan yang baik serta Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dapat mengurangi kemungkinan tertularnya penyakit berbahaya. (tety)

Related posts

Presiden: Teknologi Harus Perkuat Kearifan Lokal Indonesia

Tety Polmasari

15 Tahun K-LINK: Terus Konsisten Sebagai Solusi Hidup

Tety Polmasari

Kunjungi Maluku, Jazuli: Gaji Pertama Anggota Fraksi PKS DPR RI Untuk Korban Gempa

Akhir Tanjung

Leave a Comment