13 C
New York
19/04/2021
Aktual

Pilot Amerika Sering Salah Turun Bandara

WASHINGTON (Pos Sore) — Para pilot ternyata kerap salah turun bandara terutama untuk kota-kota kecil di Amerika. Sekitar 150 kasus penerbangan, termasuk satu pesawat milik maskapai Southwest Airlines bulan lalu di Missouri dan pesawat kargo berbadan besar pada musim gugur di Kansas telah mendarat di bandara yang salah atau mulai mendarat dan menyadari kesalahan pada waktunya.

Ini data yang diperoleh Associated Press tentang database keselamatan pemerintah dan laporan media sejak awal 1990-an.

Lokasi paling bermasalah ada di San Jose, California. Daftar kesalahan pendaratan termasuk enam laporan pilot yang bersiap-siap untuk mendarat di Moffett Field, sebuah bandara gabungan sipil-militer, ketika mereka seharusnya mendarat di Bandara Internasional Mineta San Jose, yang berjarak sekitar 16 kilometer tenggara. Kedua bandara itu berada di selatan San Francisco di Silicon Valley, California.

Peristiwa ini terjadi beberapa kali di setiap musim dingin saat cuaca buruk di landasan pacu Runway 12. Ini diungkapkan seorang pengendali menara bandara San Jose dalam laporan November 2012 ketika sebuah pesawat mendarat di Moffett padahal semestinya mendarat di San Jose.

Hampir di semua insiden, para pilot dipandu petugas pengontrol untuk memandu pesawat dengan mengandalkan pada penglihatan ketimbang menggunakan sistem otomatis. Banyak insiden terjadi malam hari ketika pilot terpedaya dengan melihat lampu di landasan pacu pada bandara pertama yang mereka lihat saat itu.

“Dari 35 kasus salah pendaratan, 23 terjadi di bandara dengan landasan pacu pendek. Namun pihak pengatur lalulintas penerbangan Amerika FAA menegaskan kasus salah mendarat tergolong jarang terjadi.”

Sebagian pilot mengabaikan alat navigasi yang menunjukkan pesawat telah menyimpang dari tujuan semula karena informasinya tidak cocok dengan yang mereka lihat di kaca jendela yaitu sebuah landasan pacu.

Menggunakan Sistem Pelaporan Keselamatan Penerbangan dari NASA serta berbagai laporan, hasilnya menunjukkan ada 35 pendaratan yang salah dan 115 pepersiapan untuk mendarat atau pembatalan pendaratan di bandara yang salah yang dilakukan pesawat komersil dan kargo selama lebih dari dua dekade. Jumlah ini masih belum termasuk kasus yang tidak ssempat terekspos media massa.

Kasus salah mendarat terutama terjadi di bandara yang letaknya saling berdekatan dengan landasan pacu mirip seperti di Nashville dan Smyrna di Tennessee, Tucson dan Pangkalan Udara Davis-Monthan di Arizona dan beberapa bandara di Florida Selatan.

Dari 35 kasus salah pendaratan, 23 terjadi di bandara dengan landasan pacu pendek. Namun pihak pengatur lalulintas penerbangan Amerika FAA menegaskan kasus salah mendarat tergolong jarang terjadi.

Setiap hari terjadi hampir 29.000 penerbangan komersial di Amerika dan hanya delapan kasus kesalahan pendaratan yang dilakukan maskapai Amerika dalam datu dekade terakhir. Tak satu pun memicu korban tewas atau cedera.(gulfnews/meidia)

Related posts

Sambut 43 Tahun, Museum Bahari Gelar Pasar Ikan Explorer “Budaya Pesisir sebagai Harmonisasi Indonesia

fenty

Aplikasi EWS Kemenkop UKM Bantu Tingkatkan Kinerja Koperasi

Tety Polmasari

HRS Bisa Pulang Jika Istana Mulai Goyang

ARYODEWO

Leave a Comment