Butuh Rp900 Juta/Hari Bersihkan Borobudur dari Abu G. Kelud

Senin, 17 Feb 2014
Stupa di candi Borobudur

JAKARTA (Pos Sore) — Abu vulkanik dari Gunung Kelud yang meletus pekan lalu yakni Kamis (13/2) masih menutupi sejumlah wilayah termasuk kawasan wisata Candi Borobudur, Candi Prambanan dan Candi Ratu Boko.

Diungkap Dirut PT Taman Wisata Candi (TWC), pengelola kwasan wisata, Laily Prihatiningtyas, abu vulkanik memang masih menutupi wilayah dimana ketiga candi itu berada. Alhasil, taman wisata candi juga ditutup untuk umum. Belum bisa ditentukan kawasan wisata itu kembali akan dibuka.

“Pembukaan kembali candi menunggu instruksi dari Balai Kelestarian Cagar Budaya Jogja. Hingga kini candinya masih ditutup, semuanya candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko,” jelas Laily, Senin (17/2).

“Butuh waktu 10 hari untuk membersihkan ketiga candi itu. Ia mengungkap pihaknya mengeluarkan dana hingga Rp90 juta per hari untuk operasional pembersihannya.”

Laily mengungkap, pihaknya juga terus melakukan proses pembersihan ketiga candi sambil menunggu pengumuman kapan boleh dibukanya kembali kawasan wisata candi ini untuk umum.

Menurutnya, butuh waktu 10 hari untuk membersihkan ketiga candi itu. Ia mengungkap pihaknya mengeluarkan dana hingga Rp90 juta per hari untuk operasional pembersihannya.

Soal pemasukan dari para wisatawan yang mengunjungi kawasan wisata candi itu, Laily juga mengungkap pasti akan berkurang.

Ia mengungkap, pihaknya kehilangan ribuan pengunjung. “Penurunan wisatawan ya dari kehilangan pengunjung, yakni per harinya ada 3.000-an pengunjung ke Candi Prambanan, lalu 4.000-5.000 pengunjung ke Candi Borobudur, dan 600-700 orang pengunjung ke candi Ratu Boko, gitu,” jelasnya.(fent)

Populer
Terkomentari
Bertekad Terus Berjuang
Prabowo: Jangan Jadikan RI Jadi Pesuruh Asing
Jumat, 22 Agustus 2014
Yang Muda Yang Berprestasi
‘Drizzle’ Gebrak Blantika Music Thrash Metal Di Bekasi
Minggu, 2 Maret 2014
ie_osh Batik Terobos Pasar Dunia
Sabtu, 22 Maret 2014
Dinilai Tak Mampu Dongkrak Daya Saing Industri
Jokowi Diminta Copot Saleh Husin
Senin, 8 Juni 2015
Tiga SKPD di Tasikmalaya Saling Tuding
Keberadaan Gudang Meresahkan Warga
Kamis, 8 Oktober 2015