Menerobos Pasar Dunia Dengan Anggrek

Selasa, 4 Mar 2014

ALUMNUS Institut Teknologi Bandung (ITB) ini tidak meraih sukses dari gelar yang diperolehnya melainkan melalui usaha kebun anggrek yang dibudidayakan di Lembang, Jawa Barat. Dari usahanya yang tidak mengenal lelah itu, sudah berbagai jenis tanaman anggrek yang diekspor ke luar negeri.

Dia adalah Rizal Djafarer, pria kelahiran Rengat Kepulauan Riau ini memilih tanaman anggrek karena memiliki keindahan dalam keragaman sehingga meningkatkan nilai jual. Harganya saat ini bisa mencapai jutaan rupiah.

Dia memulai usahanya pada 1985 dipicu banyaknya permintaan pasar dan langkanya persediaan di alam bebas. Hal inilah yang memacu Rizal Djafarer untuk membudidayakan sendiri anggrek-anggrek di kawasan kebun anggreknya di daerah Lembang, Kota Bandung, Jawa Barat itu. Di kebunnya itu Rizal menanam berbagai jenis anggrek.

Di areal kebun yang mencapai luas 2 hektar dan berada dalam satu kawasan dengan rumah Rizal Djafarer inilah, anggrek-anggrek itu ditanam. Berbagai macam jenis tanaman anggrek dapat ditemukan di sini, seperti anggrek jenis Dendrobium, Vanilla, Phalaenopsis atau yang biasa disebut anggrek Bulan, Miltona, Cathalia dan lain-lain.

Rizal Djafarer pada awalnya bekerja sebagai arsitek. Akan tetapi kemudian dia beralih usaha menjadi seorang petani anggrek. Kini sudah memasuki tahun ke 22 Rizal Djafarer menekuni usaha perkebunan anggrek. Kini dia sudah bisa memetik hasil dari jerih payahnya. Bunga anggrek miliknya tidak hanya dipasarkan di Indonesia saja, akan tetapi juga sudah diekspor ke luar negeri.

Di rumah dan kebun bunganya ini, Rizal Djafarer tidak hanya memelihara anggrek saja tetapi juga mengembangbiakkan dengan cara persilangan antar jenis. Setiap hari, Rizal Djafarer mengembangkan anggreknya dengan dibantu oleh 7 orang karyawan, Rizal membudidayakan anggreknya di dalam botol. Dari setiap satu botol ini, akan dihasilkan kurang lebih 30 pohon anggrek. Melalui persilangan itulah Rizal Djafarer mencoba menemukan anggrek jenis baru.

Kini Rizal Djafarer juga aktif telah mengembangkan pohon anggrek di beberapa daerah di luar pulau, seperti di Kalimantan, Sumatera Barat dan Bali. Sukses selalu Bung Rizal. (hasyim husein)