Peringatan Hari Meteorologi Dunia 2014

BMKG Ajak Generasi Muda Peduli Pada Perubahan Iklim

Sabtu, 15 Mar 2014

JAKARTA (Pos Sore) — Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengajak generasi muda peduli terhadap perubahan iklim. Karenanya, BMKG tengah mencari cara yang tepat agar para pemuda Indonesia aware pada fenomena alam itu.

“Kita melihat tren atau budaya di kalangan remaja seperti apa. Apakah perlu ada penunjukan Duta Cuaca atau Duta Gempa? Dalam penyampaiannya juga jangan terlalu ilmiah, menggunakan bahasa gaul agar lebih mengena,” kata Kepala BMKG, Andi Eka Sakya.

Ia menandaskan hal itu terkait peringatan Hari Meteorologi Dunia bertema ‘Cuaca dan Iklim Mengundang Partsipasi Kaum Muda’, di kantor BMKG, kemarin.

Pihaknya mengundang kaum muda untuk peduli terhadap lingkungan sehubungan dengan peringatan Hari Meteorologi Dunia pada 23 Maret, yang mengusung tema ‘Weather and Climate: Engaging Youth’.

BMKG, katanya, merasa perlu mengajak anak muda untuk peduli terhadap lingkungan. Masa depan dunia ada di tangan anak muda yang mempunyai populasi sekitar satu miliar jiwa.

“Jumlah anak muda mencapai 60 juta jiwa. Nantinya mereka yang memegang posisi strategis,” tambahnya.

Menurutnya, perubahan iklim tidak lagi sekedar isu. Namun sudah dirasakan oleh masyarakat. Salah satunya adalah tidak teraturnya musim penghujan dan kemarau.

Ia melanjutkan tantangan utama pada masa depan adalah perubahan iklim, bahkan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) sendiri mengakui ancaman utama pada 2025 adalah perubahan iklim.

Karenanya, BMKG mengadakan kegiatan Pekan Olahraga dan Seni yang diikuti para mahasiswa perguruan tinggi sejabodetabek, juga lomba jurnalistik tingkat nasional mengenai cuaca dan iklim. Selain itu, lomba menulis cerpen ilmiah dalam bahsa inggris serta beberapa lomba lainnya. (tety)