Pola Makan Sehat, Cegah Obesitas dan Kegemukan

Rabu, 16 Apr 2014

Pola hidup tak sehat dengan tidak menerapkan pola makan sehat, membuat masalah kegemukan dan obesitas terus saja terjadi. Trennya malah meningkat. Karenanya, sudah saatnya masyarakat menerapkan pola makan sehat.

Dokter Spesialis Gizi Klinik, Dr dr Inge Permadhi, MS, SpGK, menjelaskan, pola makan sehat yaitu mengonsumsi makanan sesuai dengan kebutuhan. Makanan yang dikonsumsi harus mengandung semua zat gizi yang diperlukan tubuh secara seimbang dengan porsi sesuai tumpengan gizi (pada Angka Kecukupan Gizi 2013).

Healthy portion diet diyakini cara mudah menentukan perbandingan zat gizi karbohidrat, protein, dan lemak dalam menu makanan sehari-hari. Jika diterjemahkan dengan menggunakan 1 porsi piring, maka ¼ karbohidrat, ¼ protein nabati dan hewani serta lemak yang terkandung di dalamnya, dan ½ piring untuk bahan makanan sumber serat yakni sayur dan buah.

“Ketika saya berada di Zona Nutrisi saya cek Body Mass Index. Berat badan saya 68 kilogram. Awalnya berat badan saya 74 kilogram. Alhamdulillah sekarang sudah mencapai target setelah empat bulan saya menjalani diet untuk menguruskan berat badan,” ungkap presenter Indra Bekti pada peluncuran Kampanye Sehat Nestle Indonesia: Zona Sehat Nestle untuk Meningkatkan Kehidupan Konsumen, di Jakarta, akhir pekan lalu.

“Saya mulai diet pas mau launching album dan buku pada 28 Desember lalu, agar dapat tampil beda. Saya lakukan hal-hal yang saya enggak suka, seperti olahraga, minum air putih, dan diet,” tambahnya.

Selain fitnes, Indra Bekti juga menerapkan pola makan khusus, misalnya mengurangi nasi dari hari Senin hingga Sabtu, atau mengganti nasi dengan karbohidrat yang lain. Bekti juga menghindari makanan goreng-gorengan. “Istri saya Dilla selalu mengingatkan kalau saya sudah mulai ingin mencoba memakannya,” paparnya.

Bekti pun senang dengan perubahan pola hidupnya saat ini, karena menjadi lebih sehat dan banyak yang memujinya terlihat lebih segar dan muda.

Kampanye ini sendiri, Head of Marketing Services Nestle Indonesia, Lita Mardjuni, menjelaskan, untuk meningkatkan kesadaran nutrisi dan mendorong keluarga Indonesia dalam menerapkan gaya hidup sehat melalui pendidikan, konsultasi, dan permainan yang menyenangkan tentang nutrisi.

“Kami ingin mengajak para konsumen untuk mengadopsi pola makan seimbang dan gaya hidup yang lebih sehat dengan menghadirkan tiga zona, yakni Zona Nutrisi, Zona Sehat Aktif, dan Zona Sehat Rileks,” ujarnya.

Menurutnya ketiga zona tersebut mewujudkan pilar Nutrition, Health, and Wellness (NHW) Nestle, yaitu pola makan sehat dan seimbang, gaya hidup aktif, dan relaksasi. “Kami berharap keluarga Indonesia dapat mengambil keuntungan dari program yang mendidik dan menyenangkan ini.” (tety)

Populer
Terkomentari
Bertekad Terus Berjuang
Prabowo: Jangan Jadikan RI Jadi Pesuruh Asing
Jumat, 22 Agustus 2014
Yang Muda Yang Berprestasi
‘Drizzle’ Gebrak Blantika Music Thrash Metal Di Bekasi
Minggu, 2 Maret 2014
ie_osh Batik Terobos Pasar Dunia
Sabtu, 22 Maret 2014
Dinilai Tak Mampu Dongkrak Daya Saing Industri
Jokowi Diminta Copot Saleh Husin
Senin, 8 Juni 2015
Tiga SKPD di Tasikmalaya Saling Tuding
Keberadaan Gudang Meresahkan Warga
Kamis, 8 Oktober 2015