Warga Bandung Berwisata Manfaatkan ‘Bandros’

Rabu, 16 Apr 2014
bandros

BANDUNG (Pos Sore) — Kota Bandung kini memiliki bus pariwisata atau Bandung Tour On The Bus (Bandros) bus yang belum lama  diresmikan oleh Wali Kota Bandung H Ridwan Kamil ini merupakan bus pertama yang dioperasikan untuk memenuhi kebutuhan wisatawan di Kota Bandung sekaligus menjadi sebuah solusi mengurai permasalahan kemacetan di Kota Bandung.

Menurut Ridwan Kamil, para wisatawan ke depan tidak perlu menggunakan mobil pribadi untuk keliling ke destinasi wisata di Kota Bandung, melainkan cukup naik Bandros yang akan melintasi sejumlah jalur heritage, kuliner dan fesyen di Kota Bandung.

Selain itu, bus tersebut juga akan dilengkapi oleh awak yang bertugas sebagai relawan. Fasilitas lainnya adalah internet gratis, makanan ringan khas Bandung dan beberapa layanan lainnya.

“Ini baru prototipe, nantinya akan dioperasikan 30 unit bus wisata sejenis, dan akan meningkatkan daya tarik wisata Kota Bandung,” kata Kang Emil sapaan akrab Ridwan Kamil.

“Para wisatawan ke depan tidak perlu menggunakan mobil pribadi untuk keliling ke destinasi wisata di Kota Bandung.”

Sejumlah ruas jalan yang akan dilintasi oleh bus tersebut antara lain Jalan Juanda, Jalan RE Martadinata, Jalan Diponegoro, Jalan Cihampelas, Jalan Braga, Jalan Asia Afrika serta beberapa ruas jalan lainya di Kota kembang.

Bus tersebut, kata dia merupakan hasil dari CSR di Kota Bandung, sekaligus sebagai ajang untuk mendorong agar Kota Bandung tetap eksis di bidang wisata unggulannya.
“Murni 100 persen dari CSR, menggunakan bus itu minimal penumpang harus memperlihatkan struk belanja, jadi ada kontribusinya bagi perekonomian Kota Bandung,” katanya.

Sementara itu, Ketua Badan Promosi Pariwisata Kota Bandung (BP2KB) Nicolaus Lumanaw mengatakan, bus wisata ini merupakan konsep Wali Kota dalam city tour. Sebagai kota wisata, Kota Bandung harus punya kendaraan kota wisata tur yang mengelilingi wilayahnya.

Menurut Nicolaus, bus seharga Rp 800 juta per unit tersebut akan dipasang GPS agar wisatawan mengetahui posisinya sedang berada dimana. Termasuk akan dilengkapi pusat data dan informasi sehingga memudahkan wisatawan mengakses seluk beluk Kota Bandung.

“Bus ini dirancang unik, model all train seperti di kota-kota dunia seperti London dan Melbourne. Ini (bus) menjadi salah satu penilaian indeks kota wisata. Tidak hanya fasilitas angkutan, tapi jadi produk daya tarik kunjungan wisatawan,” ujarnya.

“Bus ini dirancang unik, model all train seperti di kota-kota dunia seperti London dan Melbourne.”

Bus melaju dari Taman Pustaka Bunga, Jalan Cilaki pukul 13.35 WIB. Bus kemudian tur keliling Bandung melalui rute Jalan Supratman-Diponegoro-Gedung Sate-Jembatan Pasupati-Cihampelas-Cipaganti-Wastukancana-Merdeka-Aceh-Banda-LRE Martadinata dan kembali ke Taman Pustaka Bunga sekitar pukul 15.35. (arie)