Hingga Akhir Kabinet Indonesia Bersatu II

Pemerintah Targetkan Tambah 2,5% Wirausaha Muda Baru

Jumat, 2 Mei 2014
wirausaha muda (google.com)

JAKARTA (Pos Sore) – Kementerian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah terus mengembangkan program penciptaan wirausaha baru.

Kali ini penciptaan itu dikembangkan dengan program peningkatan kualitas dan produktifitas bagi anak muda yang akan terjun sebagai pengusaha, sebagai wirausaha baru.

Menurut Asisten Deputi Bidang Perdagangan dalam negeri Kementerian Koperasi dan UKM Ahmad Husein, program wirausaha baru bagi anak-anak muda ini akan bekerja sama dengan perusahan besar.

“Setelah mendapatkan pelatihan maka anak-anak muda tersebut akan diberikan kesempatan memegang sebuah perusahaan. Kita didik anak muda mahasiswa,” jelas Husein, kemarin.

Ia menyebut program pemerintah ini bakal bisa menambah jumlah wirausaha baru hingga2,5% sampai akhir kabinet Indonesia Bersatu II. “Kita minta usaha besar untuk memberi kesempatan anak muda yang kita latih untuk magang di tempat dia,” ujarnya.

“Setelah mendapatkan pelatihan maka anak-anak muda tersebut akan diberikan kesempatan memegang sebuah perusahaan. Kita didik anak muda mahasiswa.”

Ahmad Husein menambahkan, pemerintah juga siapkan program pemasaran, dengan membuat sebuah minimarket untuk setiap produk UKM di seluruh Indonesia.

“Untuk program pemasaran, kita membangun minimarket, diharapkan bisa memasarkan produk UKM di seluruh indonesia,” jelas dia.

Ditambahakannya, untuk membuat produk yang baik, Kemenkop akan memberikan pelatihan dasar kepada setiap calon pengusaha. Mulai dari kualitas barang hingga pengemasan yang sesuai standar.

“Kemenkop juga sudah mempunyai program. Yakni memasarkan hasil produk dari UKM tersebut di luar negeri.”

“Kita latih mereka supaya produknya bagus. Bentuk pelatihannya apa saja, dari mulai kulitas produk, higienis, packaging,” katanya.

Kemudian untuk program pemasaran produk UMKM keluar negeri, lanjut Ahmad Husein, Kemenkop juga sudah mempunyai program. Yakni memasarkan hasil produk dari UKM tersebut di luar negeri.

“Dari kemenkop, di deputi bidang pemasaran dan jaringan usaha, ada satu program, kita tingkatkan kualitas produk, kita ajak pameran di luar negeri. Diharapkan mendapatkan buyer di luar negeri supaya bisa berkerlanjutan.”

“Tentu, kalau yang sudah ekspor, harus ada kurasi produk yang sangat ketat karena menyangkut nama Indonesia,” katanya.(fent)

Populer
Terkomentari
Bertekad Terus Berjuang
Prabowo: Jangan Jadikan RI Jadi Pesuruh Asing
Jumat, 22 Agustus 2014
Yang Muda Yang Berprestasi
‘Drizzle’ Gebrak Blantika Music Thrash Metal Di Bekasi
Minggu, 2 Maret 2014
ie_osh Batik Terobos Pasar Dunia
Sabtu, 22 Maret 2014
Dinilai Tak Mampu Dongkrak Daya Saing Industri
Jokowi Diminta Copot Saleh Husin
Senin, 8 Juni 2015
Tiga SKPD di Tasikmalaya Saling Tuding
Keberadaan Gudang Meresahkan Warga
Kamis, 8 Oktober 2015