Lomba Mewarnai Diikuti 100 Kota, Faber Castell Raih MURI

Selasa, 6 Mei 2014

JAKARTA (Pos Sore) — Faber Castell secara konsisten mendorong kreativitas anak-anak Indonesia. Karenanya, setelah sukses mengadakan lomba gambar nasional yang berhadiah utama ke Jerman (2011), Malaysia (2012), dan Hongkong di tahun 2013, tahun ini Faber-Castell kembali mengadakan lomba gambar nasional berhadiah utama berwisata ke Singapura.

Lomba gambar nasional ini dilaksanakan di 100 kota di Indonesia, dengan jumlah peserta 62.132. Lomba ini berlangsung sejak Oktober 2013 dengan dibuka di Takengon (Aceh) dan Pare-Pare (Sulawesi Selatan) pada 5 Oktober 2013. Ditutup bersamaan di 6 kota, Sukaharjo (Jawa Tengah), Samarinda (Kaltim), Tanjung (Kalteng), Negara (Bali), dan Depok (Jawa Barat), pada 27 April 2014.

Atas prakasa pelaksanaan kegiatan ini, Museum Rekor Indonesia (MURI) memberikan penghargaan kepada Faber-Castell sebagai pelaksanaan lomba gambar dengan kota terbanyak yang dilakukan di seluruh Indonesia.

“Penghargaan dari Museum Rekor Indonesia ini tentunya menjadi kebanggaan yang tidak hanya bagi Faber-Castell namun juga bagi Indonesia,” kata Product Manager PT Faber-Castell International Indonesia, Richard Panelewen, di sela-sela penutupan lomba bertema ‘Jelajahi Dunia Penuh Warna’, di Emporium Mall, kemarin.

Untuk tahun ini lomba telah dilaksanakan di lebih dari 100 kota di seluruh Indonesia dari titik 0 kilometer Indonesia (Kota Sabang) di ujung barat hingga Jayapura, ujung timur Indonesia. Lomba tahun ini juga yang terbesar dari sisi kota pelaksanaan lomba dari 3 lomba gambar nasional sebelumnya.

“kali ini lomba tidak hanya dilaksanakan di kota-kota besar melainkan juga dilaksanakan di kota-kota kecil. Ini untuk memberikan kesempatan bagi anak-anak Indonesia, bukan hanya bagi peserta yang berasal dari kota besar, namun kota-kota kecil juga berkesempatan untuk bersaing memperoleh hadiah utama,” tambahnya.

‘Jelajahi Dunia Penuh Warna’ juga untuk memberikan kesempatan bagi semua anak-anak Indonesia berkreasi dalam menggambar dan mewarnai dunianya sendiri.

“Setiap individu anak pada dasarnya kreatif dan memiliki daya kreasi tanpa batas. Mereka perlu didukung untuk menciptakan dunia imajinasinya sendiri,” papar Richard.

Untuk tahun ini para peserta terdiri dari 2 kategori, yakni tingkat Taman Kanak-Kanak dan Sekolah Dasar (Kelas 1-3) dan menggunakan alat gambar Connector Pen & Oil Pastel Faber-Castell. (tety)