Pencernaan Sehat, Tumbuh Kembang Anak Optimal

Jumat, 13 Jun 2014

JAKARTA (Pos Sore) — Hasil Riset Kesehatan Dasar 2013 Kementerian Kesehatan, menunjukkan masalah stunting (pendek) pada balita masih cukup serius. Prevalensinya mencapai 37,2 persen. Di sisi lain, prevalensi gemuk pada anak balita juga masih tinggi, yaitu 11,9 persen.

“Pemenuham gizi yang optimal sebaiknya dimulai sejak awal kehamilan hingga anak berusia 5 tahun karena pada periode inilah perkembangan dan pertumbuhan fisik anak sangat pesat,” kata Ketua UKK Gastrohepatologi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Prof. Dr. M. Juffrie, SpA(K) PhD, pada acara Bebelac Relaunch, di Jakarta, Rabu (11/6).

Menurutnya, salah satu dasar yang penting untuk mendukung tumbuh kembang anak secara optimal adalah dengan menjaga kesehatan pencernaan anak. Pencernaan yang sehat sejak awal dapat mempengaruhi perkembangan otak dan status gizi anak.

“Salah satu faktor yang mempengaruhi kesehatan pencernaan adalah komposisi mikrobiota dalam saluran cerna. Oligosakarida seperti FOS dan GOS salah satu komponen golongan prebiotik yang dapat membantu memacu pertumbuhan mikrobiota di dalam saluran cerna,” tambahnya.

Untuk menjawab kebutuhan orangtua Indonesia terhadap pentingnya asupan gizi bagi anak pada masa keemasan, Bebelac kini hadir dengan Bebenutrisi Plus yang mengandung FOS:GOS 1:9. Kandungan ini membantu fungsi saluran pencernaan anak dan mendukung terwujudnya well-rounded child.

“Kami menyakini pemenuhan gizi yang tepat adalah hak dan kunci kesuksesan anak,” kata R&D Manager PT Nutricia Indonesia Sejahtera, Laksmi Murti.

Menurutnya, pemenuhan gizi yang optimal selama periode ini selain memberi kesempatan bagi anak untuk lebih sehat dan lebih produktif, juga menurunkan resiko terkena penyakit degeneratif seperti jantung koroner dan diabetes di masa depannya.

“Dalam fase ini sangat dibutuhkan asupan makro dan mikronutrien optimal dalam kuantitas dan kualitas untuk membantu pertumbuhan, perkembangan fisik, motorik, serta kognitif anak,” jelasnya. (tety)