9.1 C
New York
30/10/2020
Internasional

Produsen Kaos Mr dan Miss Jihad Digugat

LONDON — Beredarnya kaos yang bergambar karikatur terkenal dari Jepang, Mr Men dan Little Miss yang memakai rompi bunuh diri sebagai Mr dan Mrs Jihad memicu kemarahan produsen Jepang. Pemilik sah karikatur itu bertekad menggugat perusahaan yang memasarkan kaos bergambar ilegal itu.

“Produk kaos Mr Jihad dan Miss Jihad diproduksi tanpa izin,” ujar seorang jubir untuk Sanrio, perusahaan Jepang yang memiliki hak cipta untuk karikatur Mr Men pada 2011 lalu, kepada tabloid The Sun.Kaos itu pertama kali dipasarkan oleh peritel online Orbital Panda, Inggris.

Produksi kaos itu bergambar karakter Mr Bump yang terkenal, yang selalu berbalut perban dengan batangan dinamit yang dipasang di dadanya dan sebuah slogan di atasnya bertuliskan ‘Mr. Jihad’.

Selain di Orbital Panda, kaos itu juga tersedia pada pembelian online eBay disertai suvenir lain seperti magnet kulkas, borgol dan lain-lain.

Sebuah perusahaan lain yang juga memasarkan kaos Mr Jihad serupa, planetarybargains.com menulis tentang produk itu pada posting mereka di sebuah blog: “Umumnya orang barat kurang peduli dengan gambar seperti ini. Kini kami akan memberikan karakter yang tak bisa dibuat bahan candaan, inilah Mr. Jihad.”

Miss Jihad juga tersedia, namun sejauh ini hanya pada magnet kulkas.

Setelah Sanrio menegaskan akan membawa kasus ini ke jalur hukum, Orbital Panda segera menarik kaos Mr Jihad dari pasaran, meski produk itu masih bisa diperoleh melalui penjaja lain di eBay.Karakter Mr Men dan Little Miss diciptakan oleh mendiang Roger Hargreaves.

Hargreaves yang wafat pada 1988 telah memproduksi 49 buku komik Mr Men yang pertama pada 1971. Sedangkan serial komik Little Miss, yang dimulai pada 1981, ada 42 buku. Namun tidak semua buku diterjemahkan dalam bahasa Inggris. Hingga kini terjual 85 juta komik di seluruh dunia dalam 20 bahasa.

Media barat kerap menafsirkan jihad sebagai perang suci. Para ulama Islam berulangkali menegaskan kata jihad yang disebutkan dalam Alquran berarti “perjuangan” untuk melakukan hal baik dan menyingkirkan ketidakadilan, penindasan dan hal-hal buruk dari masyarakat.

Karen Armstrong, seorang penulis terkenal yang produktif dari Inggris tentangtiga agama ketuhanan, juga mengritik stereotip kata “jihad” dari Arab karena semata-mata diterjemahkan sebagai perang suci.(onislam/meidia)

Related posts

Ibtihaj, Satu-satunya Wanita Muslim di Skuad AS

Tety Polmasari

Warga Israel Akui Bakar Remaja Palestina

Tety Polmasari

Cuitan Trump Menjelang Pertemuan Dengan Jinping

Tety Polmasari

Leave a Comment