9.1 C
New York
30/10/2020
Aktual

45 Guru SD Ikuti Pelatihan Creative & Innovative Learning

JAKARTA (Pos Sore) — Sebanyak 45 guru SD dari Serang, Lampung, dan Yogyakarta mendapat pelatihan ‘creative & innovative learning’ yang digelar PT Bank Central Asia Tbk.

“Mengapa guru SD karena SD merupakan dasar pembelajaran untuk jenjang pendidikan ke tingkat berikutnya,” kata Sekretaris Perusahaan PT BCA Tbk, Inge Setiawati, di Hotel Amazing, Sabtu (30/8).

Pelatihan yang diberikan fasilitator pelatihan, Mohammad Subagio ini memberikan beragam pembelajaran dan ilmu. Nantinya diharapkan dihasilkan para pengajar yang tidak hanya terampil di bidangnya, namun juga kreatif dalam menyampaikan ilmu tersebut ke para murid.

Pelatihan selama 2 hari ini dilatarbelakangi perkembangan teknologi informasi yang begitu pesat. Tak heran jika generasi sekarang lebih krisis, lebih aware, dan lebih mencari informasi melalui gadget. Berbeda dengan generasi masa lalu.

Itu sebabnya, para guru ini diberi pembekalan agar bisa seperti generasi sekarang. Para pahlawan tanpa tanda jasa ini diberikan metode khusus guna menciptakan suasana pembelajaran yang menyenangkan. Di antaranya, belajar sambil bermain atau memberikan materi-materi sederhana yang menyenangkan.

“Diharapkan setelah pelatihan ini para pengajar semakin efektif menjalankan perannya dan pada akhirnya semakin berkontribusi nyata bagi perkembangan pendidikan para siswanya,” katanya.

Dikatakan, ke-45 guru tersebut berasal dari sekolah binaan Bakti BCA terintegrasi. Daerah-daerah itu dipilih karena dinilai perkembangan teknologinya belum sepesat di kota-kota lainnya.

Inge menjelaskan, program tersebut bagian dari program CSR BCA yang ditujukan untuk membantu pengembangan infrastruktur pendidikan. Program ini menyasar sekolah dari tingkat dasar hingga menengah ke atas, yang memiliki potensi untuk berkembang namun berada di lingkungan masyarakat dengan kondisi ekonomi yang terbatas.

Bentuk bantuan yang diberikan dalam program ini antara lain buku perpustakaan, pengembangann laboratorium komputer, renovasi ruang belajar, dan pelatihan guru. Berapa besar dana yang digulirkan untuk bantuan ini, ia tak bisa merinci.

“Yang pasti Dana CSR tahun 2013 Rp 42 miliar, tahun 2014 diproyeksikan naik 10 persen. Banyak kegiatan lain yang kami lakukan untuk pendidikan,” katanya.

Hingga saat ini BCA telah memberikan bantuan ke 17 SD hingga SMA di Gunung Kidul, Yogyakarta, Tanggamus, Lampung, dan Taktakan Serang, Banten. (tety)

Related posts

Pencuri Tewas Ditembak Polisi

Tety Polmasari

MDRT Day Indonesia 2020 Dorong Agen Asuransi Jiwa untuk Meraih Pencapaian Terbaik

Tety Polmasari

Negara Luar Butuh Barista Indonesia

Tety Polmasari

Leave a Comment