Brebes Tak Mau Kalah Deklarasikan Posadaya

Senin, 1 Sep 2014
Bupati Kabupaten Brebes, Jateng, Hj.Izda Priyanti SE memberikan tanda mata kepada Ketua Yayasan Damandiri, Haryono Suyono diPendopo Kabupaten Brebes, kemarin.

BREBES (Pos Sore)–Kabupaten Brebes, Jawa Tengah tidak mau kalah dengan kabupaten lain untuk mendeklarasikan Pos Pemberdayaan Keluarga (Posdaya). Deklarasi itu dilakukan bertepatan dengan Peringatan Hari Keluarga dan Hari Anak Nasional tingkat Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, kemarin.

Acara yang dilaksanakan di Pendopo Kabupaten Brebes tersebut dihadri oleh Bupati Hj Idza Priyanti, SE, beserta seluruh jajaran Forkompinda Kabupaten Brebes, Ketua Yayasan Damandiri Prof Dr Haryono Suyono, BKKBN Pusat, Rektor Universitas Pancasakti Tegal serta tamu undangan lainnya.

Dalam kesempatan itu Bupati Brebes Idza Priyanti atas nama Pemkab secara langsung mendeklarasikan diri untuk mengembangkan Pos Pemberdayaan Keluarga (Posdaya) di seluruh desa/kelurahan di kabuoaten Brebes.

Idza berjanji akan mengembangkan Posdaya sebagai ujung tombak pembanguan yang berkeadilan serta guna menampung partisipasi para masyarakat dalam memperlancar upaya pembangunan dan pengentasan kemiskinan. Yakni dengan prioritas pada peningkatan kesehatan, pendididikan, kewirausahaan dan pelestarian lingkungan untuk membantu pemberdayaan keluarga, pertumbuhan, dan pendidikan anak serta peningkatan kemampuan dan peran perempuan dalam pembangunan.
“Saya menyambut baik dan mengapresiasi langkah yang dilakukan Bupati Brebes yang hari ini mendeklarasikan Brebes sebagai wilayah Pengembangan Posdaya. Mudah-mudahan Brebes bisa lebih maju dan masyarakatnya lebih sejahtera nantinya,” ujar Haryono Suyono mengomentari langkah Bupati.

Sambutan juga disampaikan oleh perwakilan BPPP Tegal yang secara langsung menyatakan siap membantu Pemkab Brebes dalam memberikan pelatihan kepada kelompok Posdaya Brebes dibidang perikanan.

Selain itu Brebes juga akan mendapatkan bantuan 1000 ton bibit rumput laut yang bisa dibudidayakan di wilayah Brebes utara yang wilayahnya memiliki daerah pertemuan antara air sungai dan air laut. Bantuan berasal darii Drs Tabrani, MM, yang juga dosen Fakultas Ekonomi UPS Tegal. “ Gak usah bingung bibit dan pemasarannya, saya akan memberikan 1000 ton bibit rumput laut dan juga siap menampung hasilnya nanti”ujar pemrakarsa budidaya rumput laut diwilayah Brebes- Tegal ini.

Acara tersebut juga diramaikan bazar yang digelar oleh Mahasiswa Universitas Panca Sakti Tegal yang tengah melakukan KKN Posdaya di Wilayah Kabupaten Brebes. Bazar ini menyuguhkan beberapa potensi wilayah yang ada di masing masing daerah atau tempat KKN Posdaya. Salah satunya filet Ikan aneka rasa yang disuguhkan oleh Posdaya Desa Kecipir Losari.

Usai kegiatan, Bupati Brebes bersama Ketua Yayasan Damandiri beserta seluruh rombongan secara langsung mengunjungi sentra pembuatan telor asin di Kelurahan Limbangan, serta sentra budidaya rumput laut di SMK Agribisnis di Kelurahan Rangdusanga. (jun)