Jangan Sering Minum Kopi Instan

Selasa, 9 Sep 2014

Pertumbuhan konsumsi kopi semakin tinggi saja di Indonesia. Berbagai kedai kopi bermunculan bak jamur di musim hujan. Mulai dari kelas kaki lima hingga bintang lima. Mulai dari warung-warung hingga kafe-kafe di mal-mal.

Tren ini juga memunculkan produk-produk kopi instan yang menawarkan kemudahan dalam penyajian, dan harganya yang terjangkau. Adanya kopi-kopi instan ini membuat tren menyeruput kopi kian meningkat. Terlebih diyakini kopi bisa menstimulasi kinerja memori di otak.

Meski begitu, masyarakat perlu hati-hati dalam mengonsumsi kopi instan mengingat kandungan bahan pemanisnya yang kuat yang justru mengurangi manfaat utama dari kopi tersebut. Komposisi gula dan susu di kopi instan justru lebih banyak dari kopinya sehingga, ini malah menutup kualitas asli kopi.

Adi W Taroepatjeka, ahli kopi, mengatakan, kopi instan umumnya terbuat dari kopi robusta yang banyak diproduksi di Indonesia. Kopi jenis ini umumnya dijual lebih murah dari kopi arabika. Menjadikan penggunaan robusta alasan utama para produsen kopi instan. “Terkadang produsen bahkan tidak memperhatikan kualitas kopi robusta yang mereka pakai, untuk menekan harga produksi. Akibatnya, kualitas kopi yang dihasilkan pun serba instan,” katanya di sela peluncuran Nescafe Dolce Gusto, Senayan City Jakarta, Selasa (2/9).

Kopi-kopi instan yang diburu masyarakat saat ini berdampak jauh lebih besar terhadap kesehatan masyarakat. Antara lain, risiko terkena penyakit diabetes dan kardiovaskular menjadi ancaman utama para penikmat kopi instan. “Fokus utama mereka adalah penjualan. Kalau ingin kopi yang enak di tubuh, apa boleh buat kita harus mengeluarkan uang lebih banyak,” kata Adi.

Kopi dengan kualitas baik, menurutnya, yang bermanfaat untuk kesehatan otak dan sebagai obat anti-depresan. Kopi dengan kandungan kafein kurang dari 1,5 persen, juga kerap digunakan untuk mencegah penyakit jantung dan stroke. (tety)

Populer
Terkomentari
Bertekad Terus Berjuang
Prabowo: Jangan Jadikan RI Jadi Pesuruh Asing
Jumat, 22 Agustus 2014
Yang Muda Yang Berprestasi
‘Drizzle’ Gebrak Blantika Music Thrash Metal Di Bekasi
Minggu, 2 Maret 2014
ie_osh Batik Terobos Pasar Dunia
Sabtu, 22 Maret 2014
Dinilai Tak Mampu Dongkrak Daya Saing Industri
Jokowi Diminta Copot Saleh Husin
Senin, 8 Juni 2015
Tiga SKPD di Tasikmalaya Saling Tuding
Keberadaan Gudang Meresahkan Warga
Kamis, 8 Oktober 2015