Carrefour Serahkan Donasi Peduli Anak Indonesia 2014 Kepada 3 Yayasan

Kamis, 2 Okt 2014

JAKARTA – Dunia usaha dinilai penting dalam mendukung upaya pemenuhan hak dan perlindungan anak. Karenanya, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPA), Linda Amalia Sari, berterima kasih atas dukungan dunia usaha selama ini.

“Dukungan dunia usaha dalam pemenuhan hak dan perlindungan anak di Indonesia diharapkan dapat menjadi contoh bagi perusahaan-perusahaan lainnya,” ucap Menteri PP-PA Linda Amalia Sari saat membuka kegiatan ‘Penyerahan Donasi Bulan Peduli Anak’ bertema ‘We Care, We Love, We Share for The Indonesia Children’, di Gedung Menara Kuningan, kemarin.

Linda pun meminta kepada media untuk membantu mensosialisasikan bahwa memenuhi hak anak merupakan suatu hal keharusan. Dengan mengikutsertakan dunia usaha dalam perspektif perlindungan anak ini, maka akan lahir kebijakan perusahaan yang ramah bagi anak.

“Misalnya tidak mempekerjakan anak, dan menghasilkan produk-produk yang ramah bagi anak,” tutur mantan Ketua Umum Kongres Wanita Indonesia (Kowani) ini.

Dalam kesempatan itu, PT Trans Retail Indonesia (Carrefour) menyerahkan Donasi Bulan Peduli Anak Indonesia yang terkumpul pada 23 Juli – 23 Agustus 2014 kepada 3 yayasan. Donasi yang terkumpul sejumlah Rp 1,2 milyar itu diserahkan kepada Yayasan Rumah Tia, Yayasan Indonesia Peduli Anak Berkebutuhan Khusus, dan Yayasan ISCO, yang disaksikan Linda Amalia Sari.

“Kegiatan Bulan Peduli Anak Indonesia di Carrefour merupakan sinergi kegiatan antara Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Naka, Asosiasi Perusahaan Sahabat Anak Indonesia serta perusaahan-perusahaan pemasok Transmarta Carrefour, Carrefour, dan Groserindo Carrefour dalam rangka pemenuhan hak-hak anak Indonesia,” jelas Hendrik Adrianto, Head of External Communication and CSR PT Trans Retail Indonesia.

Hendrik menjelaskan, Yayasan Indonesia Peduli Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) mengelola Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) dan memiliki wilayah kerja di 7 kota. Yayasan Rumah Tia yang mengelola ABK berlokasi di Kota Sawahlunto, tetapi juga melayani ABK dari beberapa kabupaten/kota di sekitarnya. Sementara itu, International Street Children Organisation (ISCO) yang menangani anak jalanan di 4 kota.

Indonesia sendiri telah meratifikasi Konvensi Hak Anak (KHA) melalui Keputusan Presiden No. 39 Tahun 1990 dengan mengeluarkan berbagai peraturan perundang-undangan. Salah satunya UU tentang Perubahan UU No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak yang telah disetujui DPR pada 25 September 2014.

“Kami mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pemerintah, organisasi pemerhati anak, dan perusahaan-perusahaan mitra pemasok, pelanggan Transmart Carrefour, Carrefour, dan Groserindo Carrefour, serta seluruh masyarakat dalam menyukseskan acara ini. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat yagn sebesar-besarnya untuk mendukung pemenuhan hak anak Indonesia,” tambah Corporate Affairs Director PT Trans Retail Indonesia, RM Adji Srihandoyo. (tety)

Populer
Terkomentari
Bertekad Terus Berjuang
Prabowo: Jangan Jadikan RI Jadi Pesuruh Asing
Jumat, 22 Agustus 2014
Yang Muda Yang Berprestasi
‘Drizzle’ Gebrak Blantika Music Thrash Metal Di Bekasi
Minggu, 2 Maret 2014
ie_osh Batik Terobos Pasar Dunia
Sabtu, 22 Maret 2014
Dinilai Tak Mampu Dongkrak Daya Saing Industri
Jokowi Diminta Copot Saleh Husin
Senin, 8 Juni 2015
Tiga SKPD di Tasikmalaya Saling Tuding
Keberadaan Gudang Meresahkan Warga
Kamis, 8 Oktober 2015