Pemerintahan yang Bersih, Wujudkan Kesejahteraan Rakyat

Senin, 13 Okt 2014

JAKARTA (Pos Sore) – Tata kelola pemerintah yang baik, gejala yang sudah menjadi kecenderungan global. Perlu perhatian setiap apartatur pemerintahan dari setiap tingkatan pemerintahan untuk lebih peka dalam melihat persoalan-persoalan kemasyarakatan. Tidak lagi memposisikan masyarakat sebagai obyek di dalam setiap proses pengambilan keputusan atau kebijakan pemerintah.

“Tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih yang dikenal dengan istilah Good and Clean Governance, merupakan jembatan emas mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” tandasnya Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Mandala Indonesia (STIAMI), Prof. Dr. Ir. Wahyuddin Latunreng, MBA usai seminar ‘Mewujudkan Pemerintah yang Bebas Korupsi Melalui Tata Kelola Pemerintahan yang Bersih, Efektif, Demokratis danTerpercaya’, di Jakarta, kemarin.

Karenanya, STIAMI sebagai institusi pendidikan, sangat concern terhadap hal-hal yang berkaitan dengan persoalan kebijakan publik. Setiap warga negara wajib mengambil peran dalam satu gerakan perubahan. Terlebih dalam menyambut pemerintahan baru pada 20 Oktober ini.

Salah satu yang diupayakan STIAMI dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih, yaitu dengan mengajukan secara resmi perubahan bentuk kelembagaan Ditjen Pajak menjadi Badan Penerimaan Negarayang setingkat dengan kementerian.

“Selain itu, mendukung pembentukan organisasi mahasiswa di lingkungan STIAMI, Spesialis Mahasiswa Anti Korupsi (SIMAK) yang peduli terhadap isu-isu gerakan anti krorupsi di kalangan mahasiswa yang bekerjasama dengan KPK,” ungkapnya. (tety)