Herbalife Kampanye Kesehatan di 25 Kota se-Asia Pasifik

Selasa, 28 Okt 2014

JAKARTA (Pos Sore) — Berdasarkan data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), lebih dari 1,4 miliar orang dewasa di seluruh dunia kelebihan berat badan. Setidaknya, 2,8 juta orang dewasa meninggal setiap tahun akibat kelebihan berat badan atau obesitas dan berbagai penyakit turunannya.

Begitu diungkapkan Dr. Nataniel Viuniski, MD, dokter anak dan ahli nutrisi, di sela peluncuran kampanye dan simposium Wellness Tour Asia Pasific 2014 di 25 Kota se-Asia Tenggara yang diadakan Herbalife.

“Masih tingginya tren permasalahan obesitas dan keasaran pentingnya kesehatan menjadi dasar kampanye ini,” kata Nataniel Viuniski, di Jakarta, Selasa (28/10). Dalam simposium ini ia membahas isu kesehatan yang lebih mendalam seperti obesitas, penuaan populasi, serta bagaimana menjaga gaya hidup tetap sehat.

Di Indonesia sendiri, saat ini tengah mengalami beban ganda permasalahan nutrisi. Di satu sisi, ada yang kekurangan gizi, di sisi yang lain kelebihan gizi. Ini menjadi tantangan kompleks karena terjadi di semua kelar sosial masyarakat Indonesia.

Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar 2013 Kementerian Kesehatan, prevalensi penduduk dewasa kurus mencapai 8,7 persen, berat badan berlebih sebesar 13,5 persen, dan obesitas sebanyak 15,4 persen.

“Indonesia, negara dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup stabil yang diikuti dengan kecenderungan perubahan pola gaya hidup masyarakat kita ke arah yang tidak sehat,” kata Country General Manager Herbalife Indonesia, Andam Dewi.

Gaya hidup tidak sehat yang dimaksud seperti pola konsumsi makanan dan rutinitas olahraga yang berkurang. Karenanya, berbagai pihak harus terlibat mengampanyekan gaya hidup sehat serta nutrisi seimbang.

“Tujuannya, apalagi kalau bukan untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia,” tambahnya dalam kampanye yang digelar menyambut ulang tahun Herbalife ke-16 dan Herbalife Nutrition Day yang dirayakan pada 25 Oktober setiap tahunnya.

Karenanya, pengentasan masalah kesehatan ini tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, namun memerlukan dukungan berbagai pihak.

“Herbalife ini pun berkomitmen menyebarluaskan semangat gaya hidup sehat melalui asupan nutrisi seimbang dan olahraga kepada masyarakat Indonesia,” katanya..

Kampanye yang dihadiri anggota Dewan Penasihat Nutrisi (Nutrition Advisory Board) ini diisi dengan simposium yang melibatkan kalangan dokter dan pelaku medis, serta distributor independen Herbalife. (tety)