16.4 C
New York
02/06/2020
Aktual

Energizer Berikan Pelatihan Robotik 10 SMKN Jakarta

JAKARTA (Pos Sore) – Siswa SMKN memang dipersiapkan untuk menjadi tenaga kerja siap kerja. Sayangnya, berdasarkan data Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tahun 2013 disebutkan, kualitas lulusan SMKN terkait penerimaan tenaga kerja memiliki rate terendah (11,9%).

“Karenanya, kami ingin menambah kompetensi dan kualitas siswa SMKN agar dapat bersaing dalam dunia kerja yang semakin kompetitif, terlebih dengan segera masuknya era Masyarakat Ekonomi Asean tahun depan,” kata Commercial Head Energizer Indonesia, Muhammad Imaduddin, di gedung BPPT, di sela kompetisi robot ‘Indo Robo Masters Cup 2014’ pada 8-9 November di gedung BPPT.

Sebagaimana tahun sebelumnya, tahun ini ada 10 SMKN terpilih Jakarta, khususnya jurusan elektro da robotik yang mendapatkan pelatihan terpadu selama 1000 jam, bekerjasama dengan IT Leisure & Eduction (ITLE). Selain itu, memberikan kesempatan untuk magang, dan bahkan bekerja di kantor Energizer.

“Diharapkan, dengan kesempatan ini dapat menambah ilmu dan pengetahuan sekaligus mendorong semangat siswa-siswi SMKN untuk mengunakan meningkatkan kompetisinya di bidang robotik. Perhatian kepada pelajar SMKN ini juga sejalan dengan program pemerintah yang tengah memfokuskan pada pembentukan kualitas lulusan SMKN yang mumpuni melalui program ‘SMK Bisa’,” tambahnya.

Tak hanya berbagi ilmu saja. Energizer juga membantu menyediakan kebutuhan supply sumberdaya yag diperlukan untuk proses belajar mengajar di SMKN terpilih selama setahun dengan total 10 ribu baterai.

“Dengan bantuan ini, diharapkan pihak sekolah, khsusnya jurusan elektro, robotic, maupun mekanik akan terbantukan serta semakin melancarkan dan memacu semangat proses belajar mengajar,” tambahnya.

Dikatakan, robotik menjadi salah satu sarana untuk berbagi kebaikan. Terlebih masyarakat Indonesia telah memasuki era digital sehingga sudah mulai paham dengan segal hal yang berbau teknologi. Robotik juga menjadi ilmu yang terus berkembang dan diminati, khususnya di Indonesia. Melalui robotik ini, dapat menyalurkan energy positif kepada masyarakat.

Setiap tahunnya, PT Energizer Indonesia telah menerima pekerja magang sekitar 120-150 orang. (tety)

Related posts

Antisipasi Penularan Virus Corona, Kemen PPPA Lakukan Rakornas Melalui Video Conference

Tety Polmasari

Ingin Hidup Sehat? Konsumsi Kacang Kedelai

Tety Polmasari

Mayat Perempuan Diduga Korban Pembunuhan

Tety Polmasari

Leave a Comment