Bantah Menhub Jonan

CEO: AirAsia Miliki Izin Terbang Surabaya-Singapura

Jumat, 9 Jan 2015
Tony Fernandes di Pangkalan Bun

JAKARTA (Pos Sore) — CEO AirAsia Tony Fernandes menegaskan bahwa PT Indonesia AirAsia memiliki izin untuk terbang dengan rute Singapura-Surabaya.

Tony juga mengatakan bahwa pesawat AirAsia diberikan izin terbang tujuh hari dalam seminggu.

Padahal sebelumnya, disebutkan bahwa izin jadwal penerbangan yang didapatkan oleh AirAsia Indonesia berada di hari Senin, Selasa, Kamis, dan Sabtu.

Tony membantah jika peswat AirAsia dengan nomor penerbangan QZ-8501 terbang tanpa izin atau ilegal. “Kami memiliki hak untuk terbang Surabaya-Singapura. Kami telah memiliki jadwal 7 hari seminggu,” katanya.

“Kami memiliki hak untuk terbang Surabaya-Singapura. Kami telah memiliki jadwal 7 hari seminggu.”

Ia mengatakan pihaknya telah mengamankan kedua slot (Surabaya-Singapura) serta mendapatkan persetujuan dari keduanya yakni Indonesia dan Singapura. Apa yang terjadi soal rute terbang murni kesalahan administrasi, aku Tony.

Sebelumnya, Dirjen Perhubungan Udara Djoko Murdjatmodjo mengatakan bahwa maskapai telah melanggar aturan rute penerbangan yang telah disepakati oleh kedua belah pihak.

Ia mengatakan selama periode musim panas, maskapai diizinkan untuk terbang Surabaya – Singapura dengan rute harian, tapi untuk periode musim dingin, diizinkan untuk terbang pada hari Senin, Selasa, Kamis dan Sabtu.

“Berdasarkan identifikasi kami, Indonesia AirAsia telah melanggar aturan jalur penerbangan karena maskapai tidak memiliki izin untuk terbang dari Surabaya ke Singapura dengan rute pada hari Minggu. Oleh karena itu, kementerian telah menghentikan penerbangan Indonesia AirAsia rute Surabaya-Singapura.”

“Berdasarkan identifikasi kami, Indonesia AirAsia telah melanggar aturan jalur penerbangan karena maskapai tidak memiliki izin untuk terbang dari Surabaya ke Singapura.”

Sebelumnya, Menteri Perhubungan Jonan Ignatius mengatakan bahwa CEO AirAisa Tony Fernandez mengakui kesalahannya, terkait jadwal penerbangan dari Surabaya-Singapura yang tidak sesuai dengan izin. “Dia mengaku kalau tidak ada izin, dan dia terima di-suspend dan dia berhak mengajukan lagi,” kata Jonan.(fent)