24.3 C
New York
06/07/2020
Aktual Ekonomi

Perlu Tata Kelola Pemasaran Ikan Kerapu Hidup

JAKARTA (Pos Sore) — Rancangan tatakelola pemasaran ikan kerapu hidup tengah dipersiapkan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Penataan terhadap kapal asing pengangkut ikan kerapu hidup dipandang perlu karena bagian tata kelola pemasaran ikan hidup Indonesia.

“Salah satu komoditas unggulan ini sukses dibudidayakan di tanah Air dan banyak diburu oleh negara lain,” kata Dirjen Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan KKP, di Jakarta, Selasa (13/1).

Selama ini ekspor ikan kerapu hidup ke Hongkong (pasar terbesar) dilakukan melalui dua moda transportasi, yaitu pesawat dan kapal pengangkut ikan laur. Kapal pengangkut ke Hongkong yang selama ini beroperasi di Indonesia 100% adalah milik buyer Hongkong. Kapal ini mempunyai akses mengambil ikan langsung dari sentra budidaya sehingga proses ekspor tidak dapat diawasi secara optimal.

Untuk menindaklanjuti permasalahan ini ditunjuk Unit Penanganan Ikan Hidup (UPIH) dan selanjutnya dilakukan sertifikasi. UPIH dimaksud akan dijadikan sebagai titik-titik pengawasan (control point) terhadap kapal asing yang melakukan pengangkutan ikan hidup ke luar negeri.

“Ekspor hanya boleh dilakukan oleh UPIH dari titik yang ditetapkan untuk kapal angkut dan atau dari bandara untuk penggunaan pesawat udara,” tambahnya.

Ke depan, untuk ekspor ikan kerapu hidup, direkomendasikan dengan menggunakan angkutan udara. Kapal angkut laut hanya digunakan untuk pengumpulan dari sentra penangkapan/budidaya di dalam negeri dengan menggunakan kapal berbendera Indonesia agar lebih efisien, serta pencatatan dan pengawasan lebih optimal.

“Untuk tahap transisi, ekspor menggunakan kapal angkut, dan hanya diperbolehkan untuk wilayah barat seperti Sumatera dan Jakarta, dengan menetapkan titik-titik yang boleh disinggahi oleh kapal asing,” paparnya.

Disebutkan, pada 2013 total produksi ikan kerapu mencapai 113.368 ton yang terdiri dari hasil budidaya sebesar 13.4644 ton dan hasil tangkapan sebesar 99.904 ton. Berdasarkan catatan BPS, pada 2013 ekspor ikan kerapu hidup mencapai 19,8 juta USD dengan volume 2.552 ton.

Adapun negara tujuan ekspor ikan kerapu hidup adalah Hongkong yang mencapai hampir 90% dari nilai total ekspor. Pemasok ikan karang di Hongkong antara lain, Filipina (41 juta USD), Thailand (14,5 juta USD), Malaysia (12,9 juta USD), dan Taiwan (5,2 juta USD). (tety)

Related posts

Mesin Roti Berteknologi Tinggi Harus Dipakai Agar Efisien

Tety Polmasari

DPR Minta Pemerintah Jaga Harga Sembako

Tety Polmasari

SNI Wajib Pelumas Tak Ganggu Impor dan Amankan Konsumen

Tety Polmasari

Leave a Comment