26 C
New York
06/07/2020
Aktual

KPK Diharapkan Jadi Pusat Lembaga Penegak Hukum

JAKARTA (Pos Sore) — Wajah baru Komisi Pemberantasan Korupsi di bawah kepemimpinan Taufiqqurahman Ruki, diharapkan dapat menjadikan KPK sebagai pusat lembaga penegak hukum. Lembaga yang dapat mensupervisi dan mewadahi koordinasi antara lembaga penegak hukum lainnya.

Harapan itu disampaikan Guru Besar Ahli Pidana dari Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta, Prof. Muzzakkir, mengingat ratusan berkas dugaan tindak pidana korupsi banyak mengendap di KPK dan tidak terselesaikan.

Menurutnya, hal itu terjadi karena faktor egostruktural pimpinan KPK sebelumnya sehingga kasus banyak mengendap. Secara teknis posisi KPK sulit menyelesaikannya dan terbentur sarat kepentingan pada lingkup eksekutif dan legislatif.

“Karenanya saya sarankan agar pak Ruki dapat mensupervisi, membagi tugas dan sebagai pusat koordinasi agar sejumlah kasus yang mengendap di KPK itu segera terselesaikan. Istilahnya bagi-bagi tugaslah,” papar Muzzakir, di Jakarta, Sabtu.

Muzzakir yang juga anggota tim penyusun Rancangan Kitab Undang Undang Acara Pidana (RUU KUHAP) itu menambahkan agar KPK lebih fokus memberantas korupsi pada lingkup Kementerian dan lingkup Kepala Daerah.

“Cukup KPK ke depannya mencegah dan atau memberantas dugaan korupsi di tingkat menteri dan kepala daerah. Itu saja sudah menyita waktu. Tidak perlu KPK harus mengejar koruptor pada wilayah lain, karenanya itu perlu sinergi melalui koordinasi dan supervisi seperti yang diinginkan Presiden Jokowi, “ jelas Muzzakir.

Sebelumnya pada Rabu (25/2) di Istana Negara Jakarta, usai menghadap Presiden Jokowi Jaksa Agung HM. Prasetyo menjelaskan tindak pidana korupsi sudah menggurita di mana-mana sehingga itu tidak mungkin ditangani oleh satu instansi aparat penegak hukum.

Presiden Jokowi meminta kepada ketiga lembaga penegak hukum, yaitu Kejagung, KPK dan Polri agar tidak ego struktural, karenanya kami diminta untuk sinergi. Tindak korupsi sudah menggurita. Jadi tidak mungkin pencegahan dan penanganannya dilakukan oleh satu lembaga.

“Semua penegak hukum harus bekerja sama,” papar Prasetyo yang didampingi Plt Ketua Pimpinan KPK, Taufiqqurahman Ruki dan Plt calon Kapolri, Komjen Polisi Badrodin Haiti. (tety)

Related posts

Fitflop Hadirkan Koleksi Musim Panas 2014

Tety Polmasari

Sudirman Said Tidak Mampu Urus Energi

Tety Polmasari

Menkop: KUKM Tak Disentuh Jangan Harap Kemiskinan Turun

Tety Polmasari

Leave a Comment