13 C
New York
19/04/2021
Aktual

Program Indonesia Pintar Sasar 20,3 Juta Anak Miskin

JAKARTA (Pos Sore) – Sebanyak 20,3 juta anak usia sekolah dari keluarga penerima Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) akan menerima bantuan tunai untuk pengeluaran personal pendidikan melalui Program Indonesia Pintar. PIP ditujukan bagi anak usia sekolah yaitu 6-12 tahun agar dapat membantu anak dari keluarga kurang mampu agar menjamin keberlanjutan pendidikan antar jenjang pendidikan hingga SMA.

“Program ini juga bertujuan untuk mengurangi angka putus sekolah, dan mendorong pengikutsertaan anak usia sekolah yang tidak lagi terdaftar di satuan pendidikan untuk kembali bersekolah,” kata Prof. Dr. Agus Sartono, Deputi bidang Pendidikan dan Agama Kemenko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, dalam Temu Media Sosialisasi Program Indonesia Pintar 2015 yang diadakan Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K), di Jakarta, Selasa (14/4).

Dia menjelaskan, KIP akan dibagikan kepada anak yang terdaftar maupun yang tidak lagi terdaftar di sekolah atau lembaga pendidikan lainnya. Mereka akan mendapat bantuan tunai pendidikan dengan syarat mereka harus mendaftarkan diri ke lembaga pendidikan formal maupun non formal. Setelah itu, mereka akan didaftarkan sebagai penerima bantuan Program Indonesia Pintar.

Dengan bantuan tunai pendidikan ini diharapkan murid yang putus sekolah mau kembali bersekolah dan melanjutkan pendidikannya. Melalui program ini, pemerintah juga mengharapkan para siswa yang berada di kelas 6 dan 9 atau setara, dapat meneruskan pendidikanya hingga lulus tingkat SMA/sederajat.

Program ini tidak hanya menyasar siswa sekolah dan madrasah, tetapi juga akan diberikan kepada peserta didik yang terdaftar di lembaga non formal seperti kelompok belajar paket A, B, dan C, lembaga kursus, dan pelatihan yang terdaftar di Kemdikbud maupun Kementerian Agama serta pondok pesantren.

“Para santri yang mengikuti pendidikan mengaji di pondok pesantren, usia 16 hingga 21 tahun dan memenuhi kriteria, juga akan mendapatkan KIP sehingga berhak mendapatkan bantuan tunai pendidikan,” tambah Prof. Dr. Komarudin Amin, Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama.

Untuk mendukung program ini, pemerintah akan membagikan KIP kepada lebih dari 20,3 juta anak, termasuk yang telah dibagikan pada akhir 2014 kepada sekitar 160 ribu siswa yang terdaftara di sekolah umum maupun madrasah di 19 kabupaten/kota. Adapun perinciannya, sebanyak 11,3 juta anak tingkat SD/sederajat, sejumlah 5,2 anak di tingkat SMP/sederajat, dan siswa 3,8 juta anak tingkat SMA/sederajat.

Ketika anak penerima KIP telah terdaftar di sekolah, mereka akan mendapatkan bantuan tunai sebesar Rp225.000 per semester untuk siswa SD/sederajat, Rp375.000 per semester untuk pelajar SMP/sederajat, dan Rp500.000 per semester untuk pelajar SMA/sederajat. (tety)

Related posts

Hanya dengan Sentuhan Jari, Soft Pastell Art Starter Kit Hasilkan Lukisan Indah

Tety Polmasari

KOWANI Ajak Keluarga Indonesia Konsumsi Buah dan Sayur Tiap Hari

Tety Polmasari

How to begin A Home-based Affiliate Business On The Internet

Tety Polmasari

Leave a Comment