19.8 C
New York
04/06/2020
Aktual

Menko PMK: TMII Lestarikan dan Gelorakan Semangat Bhinneka Tunggal Ika

JAKARTA (Pos Sore) – Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PM), Puan Maharani, menegaskan, semua pihak memiliki tanggung jawab untuk melestarikan budaya Nusantara. “Budaya Nusantara adalah benteng yang melindungi bangsa Indonesia dari ancaman globalisasi dan modernisasi,” tegasnya, di Jakarta.

Menurutnya, kekayaan Nusantara ini harus dapat diwariskan secara turun temurun hingga ke generasi berikutnya, sehingga generasi berikutnya menjadi bagian dari kebudayaan Nusantara. Dan, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), dinilainya, salah satu wahana perlindungan pelestarian budaya bangsa.

“Wadah yang dapat merepresentasikan keberagaman budaya bangsa dan media untuk melestarikan dan mengimplementasikan nilai adat dan kebudayaan Indonesia,” kata Puan, saat menghadiri Puncak Peringatan HUT ke-40 TMII, Jakarta, Senin (20/4) malam.

Hadir dalam kesempatan itu, Direktur Utama TMII, Bambang Susanto, Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan, perwakilan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan jajaran pimpinan PT Pos Indonesia. Dalam kesempatan itu, Puan menandatangani prangko HUT ke-40 TMII.

Puan mengatakan, pemerintah, mengapresiasi keberadaan TMII dengan menetapkan tempat wisata itu dalam batu prasasti dengan tulisan ‘Melestarikan dan Menggelorakan Semangat Bhinneka Tunggal Ika’. Karena itu, keberadaan TMII diharapkan dapat mempertebal rasa cinta tanah air, memupuk dan membina rasa persatuan dan kesatuan bangsa serta menjunjung tinggi kebudayaan Indonesia.

“Kita semua dapat menggunakan fungsi tradisi dan seni budaya dalam kehidupan masyarakat sebagai media pendidikan, penerangan, hiburan, alat kontrol sosial, serta pemeliharaan nilai dan norma adat dengan tujuan menciptakan kesejahteraan rakyat,” lanjutnya.

Untuk menciptakan masyarakat yang sejahtera, katanya, Indonesia harus berketuhanan, berperikemanusiaan, mempunyai jiwa persatuan, jiwa demokrasi dan selalu menjunjung tinggi musyawarah untuk mencapai mufakat sehingga terwujud rasa Keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia.

“Nilai-nilai Pancasila tersebut perlu diamalkan dengan menciptakan kerukunan antar sesama yang merupakan modal untuk tetap menjaga keutuhan bangsa. Kini saatnya kewajiban kita untuk memelihara dan meneruskan perjuangan menuju masa depan masyarakat dan bangsa Indonesia yang bersatu, berdaulat, mandiri, aman dan sejahtera,” tandasnya. (tety)

Related posts

Operasi Pekat Jaya Amankan Miras

Tety Polmasari

Pelaksanaan BP Jamsostek Masih Bermasalah

Tety Polmasari

Fadli Zon Desak Destry Mundur Dari Pansel KPK

Tety Polmasari

Leave a Comment