STIAMI Berubah Jadi Institut Ilmu Sosial dan Manajemen Indonesia

Senin, 27 Apr 2015

JAKARTA (Pos Sore) — Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Mandala Indonesia (STIAMI) kini berubah nama menjadi Institut Ilmu Sosial dan Manajemen Indonesia (IISMI). Perubahan nama ini untuk menyesuaikan dengan kebutuhan pasar tenaga kerja.

“Jelas ini menjadi tonggak bersejarah bagi STIAMI untuk memperluas cakupan keilmuan melalui pembukaan program studi baru. Terlebih, perubahan kelembagaan ini sudah disetujui oleh Menristek dan Dikti, Prof. DR. Muhmamad Nasir,” kata Ketua STIAMI, Dr. Panji Hendrarso, MM di sela wisuda ke-27 STIAMI yang melepas 737 sarjananya, di Jakarta, Sabtu (25/4).

Dari 737 wisudawan terdapat 107 wisudawan yang memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) di atas 3,50 dengan predikat Cum Laude/Dengan Pujian dan di antaranya terdapat 4 wisudawan yang mendapatkan nilai terbaik untuk seluruh program studi. Panglima TNI, Moeldoko, berkesempatan memberikan orasi ilmiah kepada para sarjana baru itu.

Acara wisuda ini juga dimeriahkan oleh penampilan Kinarya Guruh Sukarno Putra yang membawakan Tarian Rampak Gendang dan pertunjukan alat tradisional angklung Mang ujo serta paduan suara mahasiswa STIAMI.

Menurutnya, di tengah kompetisi perguruan tinggi yang semakin ketat, berbenah diri untuk menjadi lebih baik harus dilakukan. Perubahan dari sekolah tinggi menjadi institut, dinilainya, keputusan yang tepat.

Seiring dengan perubahan nama, juga ada penambahan bidang keilmuan yang terdiri dari 4 Program Studi baru. Yaitu Manajemen Logistik (S1), Hospitality & Pariwisata (S1), Manajemen Komunikasi (S1), dan Akuntansi Bisnis (D4).

“Untuk empat Prodi tersebut tahun ini kami sudah mulai menerima pendaftaran calon mahasiswa baru,” ungkapnya.

Ketua Yayasan Ilomata, Drs. Djaka Permana, P.hD, menambahkan, perubahan bentuk kelembagaan dari sekolah tinggi menjadi institut merupakan bentuk kepercayaan pemerintah yang sangat baik kepada Yayasan Ilomata dan amanah pemerintah tersebut harus dijaga dengan baik.

Sementara itu, Koordinator Kopertis Wilayah III, Prof. Dr. Ilza Mayuni, MA menyampaikan harapan dan keinginan agar STIAMI dapat terus meningkatkan kualitasnya apalagi setelah berubah menjadi Institut.

“Tentu kewajiban moral setiap perguruan tinggi adalah memberikan mutu dan kualitas terbaik bagi masyarakat,” katanya. (tety)