Menaker: Upah Buruh Direncanakan Naik Tiap Tahun

Jumat, 1 Mei 2015

JAKARTA (Pos Sore) — Ada kabar gembira buat para buruh Indonesia. Ini terkait upah yang bakal diterima para buruh. Pemerintah saat ini tengah menggodog Rancangan Peraturan Pemerintah tentang Keupahan. Ini dilakukan sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan buruh.

“Kami tengah menggodok Rancangan Peraturan Pemerintah tentang Keupahan. Upah buruh harus naik tiap tahun. Pengusaha juga harus ada kepastian bahwa kenaikan upah bisa diprediksi dan direncanakan,” kata Menteri Tenaga Kerja, Muhammad Hanif Dhakiri, saat ikut menghadiri peringatan Hari Buruh Internasional, di Carrefour MT Haryono, Jakarta, Jumat (1/5).

Dalam beleid baru itu akan diatur tentang kenaikan upah buruh yang rencananya akan dilakukan setiap tahun. Bagaimana besaran kenaikan upah itu, pemerintah, katanya, masih memikirkan formulanya. “Kami sedang mempersiapkan formulanya,” katanya.

Formula tersebut sedang dibahas kementerian dengan berbagai pihak yang terkait, termasuk pengusaha. Formula itu nantinya bisa mengukur agar upah itu bisa diprediksi dan diukur setiap tahunnya. Pemerintah masih akan membahas formulasi kenaikan upah buruh dan belum memastikan jika kenaikan akan dilakukan setiap lima tahun seperti keinginan pengusaha.

“Upah buruh naik lima tahun sekali ini salah paham. Yang sekarang digodok itu peraturan agar upah naik tiap tahun, tapi seperti apa bentuk kenaikannya itu yang sedang dibahas. Saat ini dibutuhkan sistem pengupahan yang adil bagi buruh tapi tidak memberatkan perusahaan,” ujarnya.

Tak hanya itu. Pekerja juga sudah dijamin dalam program pemerintah Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja.

“Sudah ada jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian dan jaminan hari tua. Yang belum adalah jaminan pensiun, semoga saja segera ada,” ujarnya.

Menteri Tenaga, Kerja Hanif Dhakiri, saat ikut memeriahkan peringatan Hari Buruh Internasional di pasar swalayan Carrefour MT Haryono, disambut pertunjukkan pencak silat. Dilanjutkan dengan mengitari pasar swalayan tersebut dan menyapa para pekerja.

“Hari ini kami memantau keadaan di Jakarta. Hari Buruh harus menjadi momentum membangun kebersamaan pengusaha dan pekerja. Harus ada dialog sosial di setiap perusahaan. Momentum Hari Buruh ini harus dimanfaatkan untuk membangun kebersamaan seluruh stakeholder. Membangun kebersamaan yang produktif dan sehat sesama stakeholder,” kata Hanif, saat berdialog dengan para karyawan dan manajemen Carrefour.

Hanif menegaskan pemerintah akan memperhatikan nasib buruh, terutama memperjuangkan hak upah. “Kami tengah menggodok Rancangan Peraturan Pemerintah tentang Keupahan. Upah buruh harus naik tiap tahun. Pengusaha juga harus ada kepastian bahwa kenaikan upah bisa diprediksi dan direncanakan,” kata Hanif.

Hanif menerangkan, dalam beleid baru itu akan diatur tentang kenaikan upah buruh yang rencananya akan dilakukan setiap tahun. Bagaimana besaran kenaikan upah itu, pemerintah, katanya, masih memikirkan formulanya. “Kami sedang mempersiapkan formulanya,” katanya.

Formula tersebut sedang dibahas kementerian dengan berbagai pihak yang terkait, termasuk pengusaha. Formula itu nantinya bisa mengukur agar upah itu bisa diprediksi dan diukur setiap tahunnya.

Tak hanya itu. Pekerja juga sudah dijamin dalam program pemerintah Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan. “Sudah ada jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian dan jaminan hari tua. Yang belum adalah jaminan pensiun, semoga saja segera ada,” ujarnya.

Hanif meminta kepada para pekerja untuk dapat bekerja lebih giat dan profesional. Para pekerja juga diminta meningkatkan performa kerjanya. (tety)

Populer
Terkomentari
Bertekad Terus Berjuang
Prabowo: Jangan Jadikan RI Jadi Pesuruh Asing
Jumat, 22 Agustus 2014
Yang Muda Yang Berprestasi
‘Drizzle’ Gebrak Blantika Music Thrash Metal Di Bekasi
Minggu, 2 Maret 2014
ie_osh Batik Terobos Pasar Dunia
Sabtu, 22 Maret 2014
Dinilai Tak Mampu Dongkrak Daya Saing Industri
Jokowi Diminta Copot Saleh Husin
Senin, 8 Juni 2015
Tiga SKPD di Tasikmalaya Saling Tuding
Keberadaan Gudang Meresahkan Warga
Kamis, 8 Oktober 2015