Jamsyar Penuhi Tren Pertumbuhan Pembiayaan Syariah Nasional

Senin, 25 Mei 2015

DEPOK (Pos Sore) — Tren pertumbuhan pembiayaan syariah nasional mencapai 30%. Itu sebabnya, Jamkrindo Syariah (Jamsyar) didirikan pada 19 September 2014.

Didirikannya anak perusahaan Perum Jamkrindo itu juga karena rata-rata kontribusi penjaminan syariah terhadap korporat dalam lima tahun terakhir (2009-2014) mencapai 9,35% dengan kontribusi imbal jasa kafalah 7,22%.

“Selain itu, portofolio penjaminan syariah Perum Jamkrindo yang juga baru mencapai 6,7%. PT Penjaminan Jamkrindo Syariah juga untuk mengakselerasi penetrasi pasar syariah,” kata Kepala Divisi SDM dan Umum PT Jamkrindo Syariah, Sulistyorini Wulandari, di sela Gebyar Ekonomi Syariah (GES) ke-9 yang diadakan Sekolah tinggi Ekonomi Islam (STEI) SEBA, di Depok Town Square, Jawa Barat, Sabtu (23/5).

Di ajang ini Jamkrindo menyosialisasikan penjaminan dan urgensi industri penjaminan guna mengangkat sektor usaha miko kecil menengah dan koperasi (UMKMK) di Indoneia.

“Perum Jamkrindo sebagai satu-satunya BUMN di bidang penjaminan sangat konsern menjembatani akses kredit dari industri keuangan kepada UMKMK,” tambahnya.

Alasan lain dilakukan pendirian PT Jamkrindo Syariah juga harus karena tuntutan mitra kerja syariah, baik industri keuangan bank (IKB) maupun industri keuangan non-bank (IKNB) syariah. Akad aksesoris juga dituntut untuk sepenuhnya berjalan sesuai prinsip syariah.

Sulistyorini mengatakan banyak masyarakat yang masih sulit membedakan antara penjaminan dan asuransi hal mana Jamsyar dan Jamkrindo merupakan perusahaan penjaminan.

“Dalam penjaminan, kami tidak menanggung risiko, dan terdiri dari tiga pihak yang terlibat yakni industri keuangan, nasabah dan penjamin. Sedangkan asuransi bisnisnya menanggung risiko dan hanya dua pihak yang terlibat,” ujarnya.

Tommy asal Depok yang mengunjungi stand Perum Jamkrindo dan Jamsyar mengaku mendapat inspirasi dari acara ini. Ia ingin memanfaatkan penjaminan untuk mendorong bisnis usahanya.

“Kami tentu berharap Jamkrindo bisa membantu kami wirausahawan mikro yang ingin memperoleh akses kredit ke perbankan,” ujarnya.

Panitia Gebyar Ekonomi Syariah (GES) 9 mengapresiasi Perum jamkrindo dan PT Jamkrindo Syariah dalam kegiatan itu. Jamkrindo dinilai bisa memberikan pencerahan dan jalan bagi sektor UMKMK melebarkan dan menjalankan usahanya, sehingga turut menyumbang pembangunan perekonomian Indonesia. (tety)