150 Pejabat Eselon III Kemnaker Ikut Assesment

Rabu, 27 Mei 2015

JAKARTA  (Pos Sore) – Untuk menggali potensi yang dimiliki oleh  Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), hari ini dan besok sekitar 150 pejabat eselon III mengikuti Assesment yang digelar oleh Panitia Seleksi (Pansel) pejabat di Kemnaker.

150 pejabat eselon III yang dibagi dalam 25 kelompok itu akan diuji pengetahuan dan kemampuannya sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing termasuk kepemimpinan dan manajerial yang dimiliki sehingga ke depan nanti pejabat eselon III sebagai pelaksana kegiatan bisa menjalankan tugas yang diemban dengan benar dan terarah.

Selain itu, melalui assesment ini juga diharapkan bisa menjaring pejabat eselon III yang sudah memenuhi syarat administrasi untuk menduduki jabatan eselon II sebagai Direktur, Kepala Biro, Kepala Pusat, dan Inspektur .

Selain menggelar assesment untuk  pejabat eselin III, Pansel pejabat di lingkungan Kemnaker juga akan melaksanakan asssment untuk pejabat eselon II pada 3-5 Juni nanti yang diikuti oleh seluruh  pejabat eselon II termasuk yang sedang mengikuti seleksi eselon I.

Pantauan  Pos Sore di Kemnaker menunjukkan bahwa sejauh ini masih banyak pejabat eselon II yang bercokol di jabatannya meskipun sudah memasuki masa pensiun beberapa tahun sebelumnya, namun diperpanjang oleh menteri. Akibatnya konsentrasi mereka untuk melaksanakan tugas menjadi  terganggu karena faktor usia dan kemampuan.

Hal ini terjadi karena Kemnaker nyaris tidak memiliki data base yang baik tentang kondisi pegawainya. Alhasil, terjadi penumpukan pejabat eselon III selama beberapa tahun belakangan ini meskipun sudah memenuhi persyaratan administrasi dan memiliki kapabilitas, integritas, loyalitas , jiwa kepemimpinan dan manajerial yang mumpuni.

Beberapa kalangan berharap amanat UU No.5 Tahun 2014 tentang Aparat Sipil Negara (ASN) bisa diterapkan dengan benar dan melalui assesment yang dilaksanakan oleh Pansel Pejabat di Kemnaker akan terjaring PNS yang tepat untuk jabatan tertentu.

Bagi pejabat yang sudah memasuki masa pensiun tidak lagi diperpanjang karena akan menghambat karier pejabat di bawahnya yang sudah memenuhi semua persyaratan. (hasyim)