Dua Pemenang Holland Writing Competition 2015 Pergi ke Belanda

Sabtu, 30 Mei 2015

JAKARTA (Pos Sore) – Dua pemenang Holland Writing Competition 2015 akan pergi ke Belanda untuk Summer School. Mereka yang beruntung akan menghadiri Summer School di dua universitas kelas dunia di Belanda: Utrecht University dan VU University Amsterdam.

Pemenang pertama, Dianita Rizkiani dari Cirebon. Ia menulis artikel tentang drone ambulans. Kreasi unik yang dirancang oleh penemu Belanda Alec Momont yang bisa menyelamatkan jutaan nyawa. Dianita berkesempatan mendapatkan 4 minggu kursus gratis di Utrecht Summer School.

Taufik Fitriyanto dari Boyolali, menjadi pemenang kedua dengan cerita tentang ‘meat and seat’. Ini adalah program dari KLM, yang memungkinkan penumpang yang berada di penerbangan jangka panjang untuk memilih orang yang akan duduk di kursi di samping mereka berdasarkan profil Facebook dan Linkedin. Taufik berkesempatan mendapatkan 2 minggu kursus gratis di Amsterdam Summer School.

Adapun pemenang ketiga disematkan kepada Noval Kurniadi (Jakarta) dengan artikel berjudul ‘The Ocean Cleanup: From Holland to the World Ocean’, sedangkan Rosalina Dewi Novitasari (Bandung) meraih posisi keempat dengan ‘Bukan Sponge Bob Square Pants, Tapi Sponge Park Water Square’. Keduanya mendapatkan hadiah smartphone.

Holland Writing Competition ini diselenggarakan Nuffic Neso Indonesia bekerja sama dengan Negeri van Oranje. Tema untuk tahun ini adalah ‘Inovasi Belanda’. Para peserta ditantang untuk menggunakan topik dari 4 sudut pandang yang terinspirasi dari 4 elemen: air, api, udara dan tanah.

“Sangat menyenangkan untuk melihat bagaimana tema Holland Writing Competition 2015 telah mendorong para peserta untuk menulis tentang Belanda dengan cara yang inspiratif dan bagaimana mereka menggambarkan Belanda sebagai pelopor yang terus-menerus menghasilkan ide-ide yang segar, kreatif dan inovatif,” kata Mervin Bakker, Direktur Nuffic Neso Indonesia, di Jakarta, Jumat (29/5).

Holland Writing Competition 2015 yang berlangsung dari 20 Maret – 27 April 2015 ini mengumpulkan 765 artikel. Namun, hanya 40 artikel berhasil melewati seleksi akhir yang dinilai bagus oleh juri yang terdiri dari para penulis buku Negeri van Oranje (NvO) dan staf dari Nuffic Neso Indonesia. Artikel-artikel ini dinilai berdasarkan kesesuaian penulisan dengan tema, orisinalitas dan kreativitas.

“Yang jelas kami berempat sangat bangga para peserta mampu menghasilkan karya tulisan inovatif, informatif, dan menghibur! Semoga ilmu baru yang akan didapatkan kedua pemenang yang akan berangkat summer school di Belanda akan memberikan kontribusi nyata bagi persahabatan Indonesia dan Belanda, sekaligus bagi kemajuan bangsa ini,” kata salah satu juri dan penulis NvO, Annisa Rijadi, alumni Leiden University. (tety)