Support Istri Atasi Masalah Gangguan Ereksi Pasangan

Minggu, 31 Mei 2015

JAKARTA (Pos Sore) – Psikolog Seksual, Zoya Amirin, meminta wanita harus bisa menghilangkan rasa enggan dan takut untuk meminta haknya pada pasangan. Bila memilih diam, pasangannya akan berpikir bahwa semua baik-baik saja. Pasangan pun menjadi tidak peduli dengan keinginannya.

Menurutnya, bila kedua belah pihak menjalin komunikasi dan membicarakan secara baik, maka tentunya pasangan akan dengan senang hati mencari solusi bersama untuk mencapai kepuasan masing-masing. Proses ini pun akan lebih membuat hubungan yang baik dan sehat antar pasangan.

“Kepuasan seks hanya bisa didapatkan ketika seseorang merasa terhubung, nyaman, aman, dan memiliki kedekatan emosional dengan pasangannya,” tegasnya dalam Media Pfizer Press Circle (PPC) Diskusi bertema ‘Papa Keras, Mama Puas, Hidup Berkualitas!’, di Jakarta, kemarin.

Saat terjadi masalah dalam hubungan seksual, misalnya suami mengalami gangguan ereksi, dukungan istri penting membantu mengatasi masalah ini. Salah satu yang bisa dilakukan misalnya membuka komunikasi dengan suami.

Jangan membiarkan suami terbelenggu dengan masalah gangguan ereksi. Peran istri sangat dibutuhkan agar suami tercinta bisa keluar dari masalah tersebut. Untuk mengatasinya, salah satu yang bisa dilakukan istri misalnya membuka komunikasi dengan suami.

“Support pihak istri penting, untuk memuaskan kedua belah pihak, namun perempuan jangan berlebihan, jangan memberikan saran apapun kecuali laki-laki memintanya,” tambah dia.

Data survei Harris Interactive (2011) menunjukkan, 55 persen perempuan yang memiliki pasangan (suami) dengan ereksi optimal merasa lebih percaya diri, merasa lebih muda, merasa dicintai dan dihargai. Karenanya, komunikasi yang baik dengan pasangan menjadi penting. (tety)