16.4 C
New York
02/06/2020
Aktual

Nurdin Halid: Pilar Negara, Koperasi Implementasi Pancasila

JAKARTA (Pos Sore) — Ketua Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Nurdin Halid, menegaskan koperasi sebagai Pilar Negara. Menurutnya, koperasi yang berasaskan pada kekeluargaan dan gotong royong merupakan implementasi dari Pancasila.

“Sebagaimana yang pernah saya sampaikan pada Munas Dekopin tahun lalu, saya katakan koperasi merupakan saripati dari Pancasila,” katanya usai halal bi halal Dekopin dengan Forum Wartawan Koperasi (Forwakop), di Graha NH, Jakarta, Jumat (31/7).

Nurdin mengatakan, koperasi yang berasaskan gotong royong sesuai dengan UUD 1945 Bidang Sosial Ekonomi. Tepatnya pada Ayat (1) Pasal 33 UUD 1945 yang berbunyi ‘Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan’.

“Perekonomian yang berdasarkan asas kekeluargaan ya koperasi. Dalam koperasi tidak ada perbedaan hak dan kewajiban atas kepemilikan koperasi, berbeda dengan perusahaan swasta. Karenanya, koperasi dapat menyejahterakan seluruh bangsa,” tegasnya.

Selain itu, sebagai basis sosial-kultural dan unit usaha, koperasi bisa berperan dalam mewujudkan tujuan NKRI yang tertuang dalam Deklarasi Kemerdekaan RI pada pembukaan UUD 1945, yaitu melindungi segenap tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, ikut menjaga ketertiban dunia berdasarkan perdamaian abadi dan keadilan sosial.

“Keempat tujuan NKRI itu bisa diwujudkan dalam dan melalui koperasi,” ujarnya.

Keberadaan koperasi yang terus tumbuh di Indonesia dalam 10 tahun terakhir juga menjadi faktor yang dapat menunjang Koperasi sebagai Pilar Negara.

Sebagai filosofi, koperasi adalah gotong-royong berazaskan kekeluargaan yang merupakan nilai fundamental dalam kehidupan sosal budaya masyarakat Nusantara sejak dahulu kala. Sebagai unit usaha, koperasi merupakan badan usaha bersama berdasarkan azas kekeluargaan untuk kesejahteraan bersama.

“Semua itu merupakan basis kekuatan utama pembangunan Koperasi Pilar Negar,” tandasnya. (tety)

Related posts

Menkes: Wujudkan Generasi Muda Indonesia Bebas Tembakau

Tety Polmasari

Prabowo: Tolak Privatisasi BUMN

Tety Polmasari

Nove chiavi per una riuscita delega durante la gestione dei progetti

Tety Polmasari

Leave a Comment