Walaupun Organisasi Pekerja Teriak

Menaker Tetap Dorong RPP Pengupahan Ke Presiden

Jumat, 16 Okt 2015

JAKARTA (Pos Sore) — Kebijakan pengupahan dengan sistem formula yang segera akan diterapkan menjadi Peraturan Pemerintah (PP) dimaksudkan untuk memastikan adanya penciptakan lapangan kerja sebanyak-banyaknya.

Sebab melalui kebijakan pengupahan yang baru itu diharapkan iklim investasi dan dunia usaha semakin kondusif, dan dengan demikian akan tercipta lebih banyak lapangan kerja baru bagi sekitar 7,4 juta pengangguran di Indonesia.

Demikian dikatakan Menaker M Hanif Dhakiri setelah rapat terbatas bersama Presiden Joko Widodo dan sejumlah menteri di Istana Negara pada Kamis (15/10) kemarin. Menurut Hanif, kebijakan pengupahan baru dengan sistem formula itu memberi perlindungan sekaligus kepada pekerja/buruh, para pencari kerja/pengangguran dan juga kepastian bagi dunia usaha.

Namun pernyataan menteritersebut dibantah keras oleh Sekjen Organisasi Pekerja Seluruh Indonesia, Timboel Siregar. Menurutnya Konstruksi RPP tersebut pada Pasal 11 tidak mempertimbaangkan masa kerja sehingga bisa saja pekerja yg masa kerjanya lima tahun memiliki upah yg sama dgn pekerja satu tahun bila pekerjaan yg dilakukan sama nilainnya. “Ini tdk adil. Harus ada penghargaan upah thd pekerja yg lebih lama bekerja,” tegasnya.

Dia juga menyebutkan, pada Pasal 14 yang bercerita tentang sturuktur dan skala upah, tidak disebutkan bahwa pekerja berhak mengetahui struktur dan skala upah yg berlaku di perusahaan. Di pasal itu hanya menyatakan struktur dan skala upah disampaikan ke dinas tenaga kerja  beramaan dengan penyampaian Peraturan perusahaan atau PKB.

Timboel menilai, banyak masalah pengupahan terjadi karena ketidaktransparanan pengusaha tentang struktur dan skala upah. Padahal dengan keterbujaan pekerja akan tertantang untuk lebih produktif. Tidak transparannya struktur dan skala upah ini maka sering terjadi diskriminasi upah.

Namun tampaknya, teriakan pekerja tidak dianggap oleh pemerintah dan tetap menindaklanjuti RPP itu untuk menjadi PP. Menaker Hanif Dakhiri bahkan dengan tegas mengatakan kebijakan pengupahan yang menggunakan formula berdasar inflasi dan pertumbuhan ekonomi nasional akan terus bergulir,

Sebab melalui PP Pengupahan itu kepastian bagi pekerja maupun dunia usaha akan tercipta, yang pada gilirannya akan meningkatkan pembukaan lapangan kerja baru melalui peningkatan investasi dan berkembangnya dunia usaha. Pengupahan dengan formula juga akan memastikan adanya kenaikan upah pekerja/buruh setiap tahun dan kepastian mengenai besaran kenaikan upah setiap tahun. (hasyim)

Populer
Terkomentari
Bertekad Terus Berjuang
Prabowo: Jangan Jadikan RI Jadi Pesuruh Asing
Jumat, 22 Agustus 2014
Yang Muda Yang Berprestasi
‘Drizzle’ Gebrak Blantika Music Thrash Metal Di Bekasi
Minggu, 2 Maret 2014
ie_osh Batik Terobos Pasar Dunia
Sabtu, 22 Maret 2014
Dinilai Tak Mampu Dongkrak Daya Saing Industri
Jokowi Diminta Copot Saleh Husin
Senin, 8 Juni 2015
Tiga SKPD di Tasikmalaya Saling Tuding
Keberadaan Gudang Meresahkan Warga
Kamis, 8 Oktober 2015