Atnaker Komit Tingkatkan Perlindungan TKI di Luar Negeri

Rabu, 16 Des 2015

JAKARTA (Pos Sore) — Sebanyak 13 Atase Ketenagakerjaan (Atnaker) di 12 Negara penempatan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) berkomitmen untuk meningkatkan untuk melindungi para TKI dan menekan jumlah kasus yang merugikan TKI.

Mereka juga berjanji membuka jaringan kerja untuk memperluas kesempatan kerja bagi TKI terutama yang bekerja di sektor formal.

Para Atnaker terus membuka akses informasi peluang kerja di perusahaan-perusahaan formal dan melakukan pemetaan kebutuhan pasar kerja di luar negeri.

Humas Kemnaker dalam siaran persnya menyebutkan, komitmen para atase itu diungkapkan dalam Rapat Koordinasi Atnaker yang berlangsung di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA) pada 13 -19 Desember 2015 yang dibuka oleh Dirjen Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja (Binapentasker) Kemnaker, Hery Sudarmanto.

Dalam arahanya, Hery mengingatkan para atase sebagai aparatur yang bekerja di garis depan bahwa peran dan kinerja mereka sangat dibutuhkan untuk menjamin perlindungan TKI di luar negeri.

Perlindungan TKI, menurutnya, harus berlangsung baik mulai dari proses persiapan, penempatan dan pemulangan TKI. Selain upaya peningkatan perlindungan. Selain itu, pemerintah juga terus berupaya meningkatkan kesejahteraan TKI. Saat ini,

Pemerintah Indonesia memiliki 13 perwakilan atase tenaga kerja di Negara-negara penempatan yaitu Hongkong, Malaysia, Singapura, Korea Selatan, Brunei Darussalam, Arab Saudi (Riyadh dan Jeddah), Kuwait ,Qatar,Persatuan Emirat Arab (UEA), Taiwan, Syria dan Yordania. (hasyim)

Populer
Terkomentari
Bertekad Terus Berjuang
Prabowo: Jangan Jadikan RI Jadi Pesuruh Asing
Jumat, 22 Agustus 2014
Yang Muda Yang Berprestasi
‘Drizzle’ Gebrak Blantika Music Thrash Metal Di Bekasi
Minggu, 2 Maret 2014
ie_osh Batik Terobos Pasar Dunia
Sabtu, 22 Maret 2014
Dinilai Tak Mampu Dongkrak Daya Saing Industri
Jokowi Diminta Copot Saleh Husin
Senin, 8 Juni 2015
Tiga SKPD di Tasikmalaya Saling Tuding
Keberadaan Gudang Meresahkan Warga
Kamis, 8 Oktober 2015