13 C
New York
19/04/2021
Aktual

Presiden Resmikan Gedung Terminal Bandar Udara Komodo

JAKARTA (Pos Sore) — Presiden Joko Widodo meresmikan Gedung Terminal Bandar Udara Komodo di Labuan Bajo. Pengembangan bandara ini sebagai komitmen pemerintah mendukung percepatan pengembangan perekonomian di NTT, khususnya di Flores.

Terminal baru ini mampu meningkatkan pelayanan penumpang dari sebelumnya 150 ribu penumpang per tahun menjadi 1,5 juta penumpang per tahun.

Diharapkan Terminal ini dapat meningkatkan jumlah wisatawan yang datang ke Pulau Flores dan sekitarnya. Di tengah kondisi perlambatan ekonomi dunia, pariwisata dapat menjadi penggerak perekonomian daerah.

“Bandara ini bisa menjadi gerbang bagi wisatawan untuk menikmati keindahan pantai dan alam bawah laut Labuhan Bajo, keindahan Danau Kelimutu, menyaksikan Taman Nasional Komodo di Pulau Komodo, pantai merah muda,” kata Jokowi, Minggu (27/12).

Jokowi meminta agar beroperasinya terminal baru ini diikuti dengan promosi pariwisata yang lebih gencar lagi terutama dari Kementerian Pariwisata.

Selain itu, memperkuat infrastruktur penunjang pariwisata lainnya, sarana transportasi menuju lokasi wisata, jalan, pelabuhan serta penginapan, rumah makan dan sarana penunjang lainnya.

“Pemerintah daerah perlu bekerja sama dengan berbagai maskapai agar makin banyak wisatawan ke bandara. Maksimalkan juga penggunaan berbagai kanal media dengan baik,” ujarnya.

Dengan peningkatan jumlah wisatawan, Joko Widodo berharap ekonomi Labuan Bajo juga makin meningkat.

“Ekonomi kreatif dalam bentuk cinderamata bisa diperbanyak karena makin banyak wisatawan yang berdatangan. UMKM bisa memanfaatkan pariwisata Komodo yang berkembang,” katanya.

Dalam laporannya, Menteri Perhubungan Ignatius Jonan, menjelaskan, sejak 1975 bandara ini mulai dirintis untuk didirikan dengan hanya berupa airstrip. Kini bandara Komodo selain mempunyai terminal besar, bersih dan artistik, juga mempunyai runway dengan panjang 2.250 meter dan lebar 45 meter.

Semula hanya bisa didarati pesawat propeller sekelas ATR 72-600, kini segera dapat didarati oleh pesawat jet medium sekelas A-320, B 737-800 dan B 737-900.

“Pembangunan fasilitas ini telah dimulai pada 2012 dan diselesaikan pada Tahun Anggaran 2015 dengan total nilai Rp191,7 miliar untuk pembangunan seluas 9.687 m2,” tambahnya. (tety)

Related posts

Several Suggestions Everyone Company Would like to Know About Company Blogging Subject Material

Tety Polmasari

Pengusaha Siapkan Dana Cadangan 32,74 Persen

Tety Polmasari

Fambras Kampanye Toleransi Islam

Tety Polmasari

Leave a Comment