26 C
New York
06/07/2020
Aktual

Pengguna Ponsel Pintar Meningkat, Peluang Bagi Pembuat Aplikasi

JAKARTA (Pos Sore) — Google dan TNS Australia memaparkan data dua dari lima orang Indonesia (43%) memiliki satu ponsel pintar (smartphone) dengan penetrasi meningkat hingga 61% di kota-kota besar.

Vice President of Google’s Developer Products Group Jason Titus mengatakan ponsel pintar telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Indonesia. Kondisi ini menjadi peluang besar bagi para pembuat aplikasi dan game.

“Di Google kami memiliki komitmen membantu masyarakat Indonesia di seluruh nusantara untuk menyediakan alat agar mereka menjadi developer atau pengembang guna membantu mengatasi tantangan di komunitas mereka,” katanya, dalam siaran pers, di Jakarta, Sabtu (2/1).

Jason menambahkan jumlah rata-rata aplikasi yang di-install sepanjang tahun 2015 adalah 31 per individu dan 34% pengguna tidak keberatan membeli aplikasi berbayar dengan kisaran harga termahal 48.000 rupiah.

“Momentum di balik fenomena startup bertumbuh pada tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya dan Google berkomitmen membantu orang-orang Indonesia untuk menciptakan aplikasi dan game kelas dunia,” tandasnya.

Sementara itu, Roki Soeharyo, pendiri perusahaan mobile game TouchTen mengatakan dirinya menyadari Indonesia sebagai pasar memiliki potensi yang sangat bagus. Sekarang saatnya untuk perusahaan lokal mengembangkan produk bagi pasar lokal.

“Kami telah menjadi konsumen berat games selama bertahun-tahun. Jadi mari gunakan pengalaman tersebut untuk menciptakan games dan membangun karier dari semangat kami terhadap games,” tegasnya (tety)

Related posts

Gangguan Pantograf, CL Alami Keterlambatan

Tety Polmasari

Tetap Bugar Saat Berpuasa dengan Obat Herbal

Tety Polmasari

Menko PMK – PBNU Sepakat Jaga Islam Nusantara

Tety Polmasari

Leave a Comment