LLP KUKM Ajak Kaum Muda Manfaatkan Smesco sebagai Laboratorium Kewirausahaan

Senin, 15 Feb 2016

JAKARTA (Pos Sore) — Lembaga Layanan Pemasaran Koperasi dan UKM (LLP KUKM) Kementerian Koperasi dan UKM menjalin kerjasama dengan perguruan tinggi dan sekolah menengah di wilayah Jabodetabek. Penandatangan MoU ini terkait pemanfaat Smesco/RumahKU (Rumahnya Koperasi dan UKM) sebagai laboratorium kewirausahaan.

Perguruan tinggi dan sekolah menengah yang dimaksud yaitu Universitas Islam Assyafiah, SMK Jakarta Islamic School PKP, MAN 3 Jakarta, dan SMK Cikini. Total perguruan tinggi yang sudah menjalin kerjasama berarti ada 21 perguruan tinggi.

“Sebagai tindak lanjut dari MoU ini beberapa perguruan tinggi telah meyelengarakan event-event secara mandiri di SMESCO, termasuk perkuliahan bidang studi kewirausahaan yang di laksanakan di Creative Space dan Maker Space,” kata Direktur Utama LLP-KUKM Ahmad Zabadi, di Jakarta, kemarin.

Kerjasama dengan kalangan generasi muda ini memang sengaja dilakukan agar mereka terlibat langsung dalam kegiatan kewirausahaan khususnya industri kreatif dengan memanfaatkan Galeri Indonesia WOW (GIW). Kalangan perempuan (women) dan pengguna internet (netizen) juga tak luput dari target tersebut.

Dikatakan, GIW yang berada di Gedung SMESCO merupakan tempat untuk pengembangan pasar bagi produk-produk UKM sekaligus tempat untuk pengembangan produk-produk melalui proses kurasi serta sarana pembelajaran melalui berbagai kegiatan workshop dan pelatihan.

“Adalah penting generasi muda sesegera mungkin masuk ke dunia kewirausahaan karena sarana pendukung untuk suksesnya menjadi pengusaha sudah tersedia banyak terutama melalui GIW di Gedung SMESCO. Mereka memiliki kemampuan kreativitas untuk menyalurkan kreasinya dalam bentuk produk-produk kreatif. Pasar kita sangat luas dan besar, mari manfaatkan pasar tersebut untuk kemajuan bisnis Anda,” paparnya.

Dikatakan, saat ini kewirausahaan menjadi mata kuliah wajib di berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Hal itu menjadi peluang bagi Smesco untuk mengoptimalkan fungsinya sebagai lembaga yang mewadahi dan memfasilitasi penciptaan wirausaha di Indonesia.

“Selain itu banyak perguruan tinggi di Indonesia yang mempunyai mata kuliah wajib kewirausahaan tapi mereka tidak memiliki ruang kelas yang representatif untuk mendorong mereka menjadi wirausaha. Mereka belajar wirausaha tetapi sebatas teori,” katanya.

Ia menambahkan, keberadaan Smesco dengan segala fasilitas pendukungnya termasuk ruang kreatif, ruang pamer, dan UKM Gallery bisa dijadikan sebagai laboratorium yang memungkinkan mahasiswa untuk melihat langsung praktik kewirausahaan yang sukses.

“Ini bisa menjadi inspirasi, banyak produk kreatif terpamerkan di sini, adaworkshop yang bisa digunakan oleh siapa pun, fasilitas, bahkan wadah bagistart up untuk bertemu dengan investornya,” katanya.

Zabadi berharap pihaknya bisa menyediakan fasilitas untuk belajar bagi para mahasiswa hingga mereka kemudian terinspirasi untuk memulai usaha. (tety)

Populer
Terkomentari
Bertekad Terus Berjuang
Prabowo: Jangan Jadikan RI Jadi Pesuruh Asing
Jumat, 22 Agustus 2014
Yang Muda Yang Berprestasi
‘Drizzle’ Gebrak Blantika Music Thrash Metal Di Bekasi
Minggu, 2 Maret 2014
ie_osh Batik Terobos Pasar Dunia
Sabtu, 22 Maret 2014
Dinilai Tak Mampu Dongkrak Daya Saing Industri
Jokowi Diminta Copot Saleh Husin
Senin, 8 Juni 2015
Tiga SKPD di Tasikmalaya Saling Tuding
Keberadaan Gudang Meresahkan Warga
Kamis, 8 Oktober 2015