Arsip sebagai Bahan Bukti dalam Pemberantasan Korupsi

Selasa, 23 Feb 2016

JAKARTA (Pos Sore) — Ikatan Asosiasi Arsiparis (IAA) Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) menyelenggarakan Bincang-Bincang Kearsipan dengan tema ‘Arsip sebagai Bahan Bukti dalam Pemberantasan Korupsi’.

Kegiatan ini bertujuan untuk menambah pengetahuan dan meningkatkan kompetensi arsiparis dalam menjalankan tugas fungsi dan kewenangannya guna berperan aktif dalam mencegah terjadinya korupsi.

Pada kesempatan itu, mantan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bambang Widjojanto (BW) menjelaskan, ada pemahaman yang salah pada sebagian besar masyarakat tentang arsip.

“Sebenarnya arsip itu gue banget, bahwa arsip itu seharusnya menjadi pusat informasi, arsip mempunyai peran penting dalam penyelenggaraan negara,” ujarnya, di Jakarta, Selasa (23/2).

BW menambahkan pembuktian kasus dapat dibuktikan secara transparan dan menyeluruh karena peristiwa dan fakta yang diduga sebagai tindak pidana terarsipkan secara baik. BW juga berharap agar ANRI sebagai Lembaga Pemerintah Non Kementerian menjadi Centre of Excelence & pusat pembelajaran demokratisasi dan pemberantasan korupsi.

Kepala ANRI Mustari Irawan dalam sambutannya menyampaikan tentang peran IAA dalam memajukan arsiparis, bergerak dan bekerja dalam memajukan Indonesia.

”Kegiatan ini diharapkan mampu mencerahkan para arsiparis, mengoptimalkan potensi, dan mencegah penyalahgunaan kekuasaan,” kata Mustari. (tety)