Institut STIAMI Adakan Seminar Pajak & Bisnis STIAMI 2016

Minggu, 28 Feb 2016

JAKARTA (Pos Sore) – Institut STIAMI kembali menunjukkan eksistensinya sebagai kampus pajak dan bisnis dengan menggelar Seminar Pajak & Bisnis STIAMI 2016. Seminar Nasional bertema ‘Tarif Pajak Nasional di Tengah Persaingan Bisnis Kawasan Asean’ ini, diadakan di Gedung MPR RI, Sabtu (27/2).

Dalam sambutannya, Rektor Institut STIAMI Dr. Ir. Panji Hendrarso, MM mengatakan sebagai lembaga pendidikan, Institut STIAMI tentulah harus memiliki kontribusi bagi pembangunan. Ini menjadi bukti terlaksananya tri dharma yaitu pendidikan, penelitian dan pengabdian baik bagi masyarakat khususnya juga bagi keberlangsungan tatanan pembangunan bangsa.

“Seminar yang bertajuk Pajak dan Bisnis ini kegiatan rutin yang dilaksanakan oleh Institut STIAMI, bahkan di semua program studi, baik Diploma, Sarjana dan Pascasarjana, dan bahkan pelaksanaannya bisa 3 sampai 4 kali dalam setahun,” katanya di depan lebih dari 900 peserta yang terdiri dari mahasiswa, dosen dan praktisi yang hadir dalam seminar tersebut.

Ia menambahkan, dengan kegiatan ini membuktikan Institut STIAMI tidak lepas sebagai identitas Lembaga Pendidikan yang mendukung penuh pembangunan intelektual muda yang berkualitas, unggul dan berdaya saing.

Sementara itu, Novianita Rulandari, S.AP., M.Si, Ketua Pelaksana Seminar Nasional mengatakan isu perpajakan dan bisnis menjadi isu utama perekonomian. Pajak di satu sisi menjadi penopang utama pendapatan negara, di sisi lain menjadi salah satu faktor yang mempunyai iklim bisnis. Ini sangat berkorelasi dengan semakin tinggi tarif pajak maka investor akan semakin enggan berinvestasi.

“Harapan dari seminar nasional ini, memberikan pemahaman terhadap masyarakat khususnya mahasiswa dan para praktisi bahwa tantangan dalam menghadapi MEA merupakan suatu keharusan di tengah ekonomi global saat ini,” ujarnya.

Yang perlu dilakukan adalah memperkuat sistem perundang-undangan khususnya yang mengatur sistem perpajakan, agar stabilitas pendapatan khususnya di bidang perpajakan dapat terealisasi dengan baik.

“Dan yang terpenting tarif pajak tidak membuat ciutnya keinginan para pelaku bisnis dalam mengembangkan ekonomi kreatif dan insvestor tetap nyaman dalam menanamkan modalnya di Indonesia,” tegasnya.

Hadir sebagai pembicara dalam Seminar Nasional yang dimoderatori dosen Institut STIAMI Raden Soegeng Julyharto, M.Si,. M.hum ini, yaitu Direktur Peraturan Pajak II Ditjen Pajak Prof. Dr. John Hutagaol, M. Acc, SE., Ak, Darusalam, SE Managing Patner Danny Darussalam Tax Center, serta pengusaha nasional Sandiaga Uno, MBA.

Dalam kesempatan ini juga dilakukan penandatanganan MOU antara Institut STIAMI dengan Lembaga Sertifikasi Kompetensi Perpajakan (LSK) dan Online Pajak. (tety)

Populer
Terkomentari
Bertekad Terus Berjuang
Prabowo: Jangan Jadikan RI Jadi Pesuruh Asing
Jumat, 22 Agustus 2014
Yang Muda Yang Berprestasi
‘Drizzle’ Gebrak Blantika Music Thrash Metal Di Bekasi
Minggu, 2 Maret 2014
ie_osh Batik Terobos Pasar Dunia
Sabtu, 22 Maret 2014
Dinilai Tak Mampu Dongkrak Daya Saing Industri
Jokowi Diminta Copot Saleh Husin
Senin, 8 Juni 2015
Tiga SKPD di Tasikmalaya Saling Tuding
Keberadaan Gudang Meresahkan Warga
Kamis, 8 Oktober 2015