16.8 C
New York
26/05/2020
Aktual

Basarah Bantah Hidupkan GBHN Wacana PDI-P

JAKARTA (pos Sore)— Ketua Fraksi PDI Perjuangan MPR RI, Ahmad Basarah membantah gagasan menghidupkan kembali Garis Besar Haluan Negara (GBHN) merupakan wacana dari pihak partai berlambang Banteng Moncong Putih itu.

Wacana itu, kata Ketua Badan Sosialisasi MPR RI tersebut datang dari semua fraksi di MPR RI menginginkan perlunya dilakukan amandemen terbatas UUD 1945 terutama menyangkut GBHN dan mengembalikan MPR RI sebagai lembaga tertinggi negara.

“Saya tegaskan perlunya GBHN bukanlah gagasan PDI Perjuangan, karena di 2014, MPR periode lalu telah mengadakan sidang paripurna (5 September 2014), merekomendasikan tujuh poin. Salah satunya merekomendasikan MPR periode berikutnya mengaktifkan kembali kewenangan MPR menyusun dan menetapkan GBHN,” kata Ahmad Basarah dalam Dialog Kenegaraan MPR RI tentang ‘GBHN’ bersama Ketua Fraksi PPP MPR RI, Irgan Chairul Mahfidz dan Sekjen MPR RI Ma’ruf Cahyono, Senin (29/2).

Rekomendasi itu, kata politisi muda ini, tertuang dalam keputusan MPR Nomor 4/MPR/2014 tentang Rekomendasi MPR masa jabatan 2009-2014 agar dilakukan reformulasi sistem ketatanegaraan melalui amandemen UUD 1945 dengan memberikan kembali kewenangan MPR untuk menyusun dan menetapkan GBHN.

Keinginan menghidupkan GBHN sebenarnya merupakan kehendak politik seluruh fraksi di MPR. Sekarang ini, sambung Basarah, MPR pada periode ini hanya merevitalisasi wacana itu.

“Ditugaskan kepada Badan Pengkajian MPR, mendalami perubahan terbatas UUD 1945, di antaranya soal eksistensi MPR. Apakah representasi utusan daerah dan partai politik dianggap sudah representatif? Atau apakah perlu utusan golongan,” kata dia.

Dinilai, untuk menghadirkan kembali GBHN, diperlukan langkah konstitusional melalui jalan perubahan atas UUD 1945 secara terbatas sesuai ketentuan pasal 37 UUD 1945. (akhir)

Related posts

P3I Luncurkan Buku Media Guide 2015

Tety Polmasari

”Polmas” Membuat Kelompok Islam Makin Tak Percaya Jokowi

Ramli Amin

Penuhi Kebutuhan Daging, Andi: Bulog Harus Manfaatkan Hasil Ternak Lokal

Akhir Tanjung

Leave a Comment