Asosiasi Welding Dituntut Tingkatkan Kualitas Pelatihan Kerja

Kamis, 3 Mar 2016

JAKARTA (Pos Sore) — Pemeintah berharap International Welding Association (IWA) atau Asosiasi Pengelasan Internasional terus meningkatkan kualitas pelatihan kerja dengan menerapkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) dan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI).

IWA adalah organisasi profesional bidang teknik penyambungan logam atau pengelasan (welding) bersertipikat internasional, naungan International Institute of Welding (IIW). Selama ini kualitas pekerja Indonesia di sector Welding telah diakui keunggulannya di dunia Internasional.

Menaker Hanif mengatakan pelaksanaan MEA menjadi momentum bagi Indonesia untuk mencapai standar kompetensi dan keterampilan kerja yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja dan memenuhi standar dunia internasional.

Oleh karena itu, kata Hanif partisipasi asosiasi dan industri welding dalam SKKNI dan KKNI diharapkan akan dapat membantu mengembangkan kurikulum dan materi pelatihan kerja yang sesuai dengan kebutuhan industri.

Menaker mengatakan harapan kerjasama tersebut dinilai layak karena Kemenaker merupakan koordinator pengembangan SKKNI secara nasional bertanggungjawab untuk melaksanakan verifikasi dan penetapan SKKNI.

Menaker mengatakan SKKNI bidang pengelasan KEP.342 Tahun 2007 Pengelasan SMAW, KEP.105 Tahun 2008 Pengelasan Non SMAW, KEP.42 Tahun 2009 Welding Inspector, KEP.154 Tahun 2010 Welding Supervisor, Kep. 146 Tahun 2013 Pengelasan Bawah Air

Peningkatan standar kompetensi kerja menjadi keharusan agar tenaga kerja negara-negara ASEAN umumnya dan tenaga kerja Indonesia khususnya dapat bersaing dengan pekerja di luar negeri maupun pekerja asing di dalam negeri. (hasyim)