6 C
New York
01/04/2020
Aktual

Menteri Yang Peduli Tanpa Intervensi

JAKARTA (Pos Sore) — Rangkaian kenangan mengiringi kepergian mantan Menteri Tenaga RI Jacob Nuwa Wea menghadap Sang Pencipta. Deretan memory yang indah menjadi buah bibir dari pelayat yang memenuhi Gedung Serba Guna Kemnaker.

Pos Sore menympatkan diri berbincang-bincang dengan Samsul Bahri, salah satu mantan pegawai pengawas ketenagakerjaan yang sudah mengakhiri masa bhkatinya sebagai ASN di Kemnaker.

Menurutnya, sosok almarhum Jacob Nuwa Wea adalah menteri yang peduli pada apa yang dikerjakan oleh seluruh anak buahnya terutama kalangan pegawai pengawas ketenagakerjaan.

Berawal dari kepeduliannyalah terlahir UU No.13/2003 tentang Ketenagakerjaan diundangkan untuk membntu kelancaran tugas dan fungsi pegawai pengawas ketenagakerjaan. “Bukan hanya untuk pengawas tetapi untuk semua unit teknis yang ada di departemen (Kementerian saat ini – Red),” tukasnya.

Dari perhatiannya terhadap tugas dan fungsi pegawai pengawas ketenagakerjaan, Jacob sangat menginginkan agar pegtawai pengawas ketenagakerjaan ditarik kembali ke pusat agar mudah melaksanakan tusinya.

Upayanya untuk itu belum membuahkan hasil, maka Jacob mengeluarkan SE Menaker agarvpara Gubernur, Bupati/Walikota memfungsikan pengawas ketenagakerjaan dan mengembalikan pegawai pengawas yang ditempatkan di luar unit pengawasan dengsn alasan ilmu kepengawasan tidak semua ASN memeilikinya.

Dalam proses pemeriksaan kasus yang dilakukan oleh pegawai pengawas, Almarhum Jacob Nuwa Wea meminta laporan langsung dari pegawai pengawas tanpa mngintervesi sebgaimana dilakukan pada kasus-kasus seperti PT Caltex, CPI, PT DI, PT Puninar Jaya.

Samsu menilai Indonesia memerlukan menteri sebagai pmbantu presiden seperti Jacob Nuwa Wea. (hasyim)

Related posts

Pisahkan Garam Konsumi dari Garam Industri

Tety Polmasari

Praktik di Luar Kaidah, Izin Koperasi akan Dibekukan

Tety Polmasari

Sasar Pasar Mahasiswa, PPRO Bangun Apartemen di Margonda Depok

Tety Polmasari

Leave a Comment