Wanita Pemijat Ditemukan Tewas Tanpa Busana

Selasa, 12 Apr 2016

JAKARTA (Pos Sore) — Diduga korban pembunuhan seorang wanita yang bekerja di sebuah panti pijat pinggir jalan ‘Melati’, ditemukan tewas di kamar biasanya ia melayani tamunya, Senin (11/4) malam.

Wanita paruh baya, Mita, 40 itu, diduga jadi korban pembunuhan, setelah ditemukan tanpa busana di tempat kerjanya, di Jalan Raya Kali Ulu, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, sekitar pk 19.00 WIB.

Kapolsek Cikarang Utara, Kompol Adil Siburian menjelaskan, pihaknya menduga korban tewas akibat dibunuh. Dugaan itu dikuatkan dengan ditemukannya bekas luka jeratan pada lehernya.

“Selain di leher, kami temukan juga ada luka di wajah korban. Tapi ini masih dugaan, kita sendiri masih lidik dan menunggu hasil autopsi korban,” ujar Kapolsek.

Kapolsek menyatakan, penemuan mayat wanita di sebuah tempat panti pijat itu, setelah mendapati laporan warga. Kala itu, pihaknya pun langsung menuju ke lokasi.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara dan identifikasi, kata Kapolsek, polisi mendapati korban tewas dengan kondisi tanpa busana dan terdapat luka bekas jeratan di leher. “Kasusnya saat ini masih didalami dan proses lidik,” kata Kapolsek.

Adapun penyebab kematian korban, kata Kapolsek, pihaknya juga masih melakukan penyelidikan. Saat ini, korban sudah dibawa ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. Dari penyelidikan sementara, memang ditemukan luka bekas jeratan di leher dan luka pada wajahnya.

“Ada dugaan dibunuh, tetapi kami tetap menunggu hasil visum dan autopsi. Sampai saat ini, sejumlah saksi pun telah dimintai keterangan.”

Dijelaskan Kapolsek, korban saat ditemukan pertama kali tewas oleh pemilik panti, bernama Lusi, 45 tahun. “Keterangan dari saksi yang pertama kali menemukan, saksi sudah melihatnya tewas dengan posisi di atas tempat tidur dan tanpa busana,” ucap Kapolsek.

Sedangkan menurut saksi, korban merupakan salah satu karyawannya dan sudah hampir satu tahun bekerja di panti pijat miliknya tersebut. “Korban saat ditinggal pergi saksi, memang berada sendiri sebelum ditemukan tewas,” ujarnya.

“Kita masih melacak identitas pelaku itu, mudah-mudahan secepatnya kami dapat mengungkap kasusnya,” tutupnya. (marolop)