17.6 C
New York
25/10/2020
Aktual

ICW: Perpanjang Masa Jabatan Badrodin, Presiden Bunuh Sistem Kaderisasi Polri

JAKARTA (Pos Sore) — Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW), Neta S Pane, menilai Presiden Joko Widodo (Jokowi) bisa dianggap membunuh sistem kaderisasi Polri yang sudah terbangun selama ini jika memperpanjang masa jabatan Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri).

Dengan diterapkannya sistem assessment bagi para calon kepemimpinan di kepolisian sejak 10 tahun terakhir, Polri sebenarnya punya banyak kader terbaik. Kapolri Jenderal Badrodin Haiti sendiri akan memasuki usian pensiun pada Juli 2016.

“Perpanjangan masa jabatan kepemimpinan yang sudah pensiun bukanlah tradisi Polri. Sejak reformasi praktis tidak ada perpanjangan masa jabatan bagi Kapolri yang sudah pensiun,” ujar Neta dalam siaran persnya, Sabtu (30/4).

Menurutnya, korps Bhayangkara itu membutuhkan figur Kapolri yang bisa membangun enam poin penting secara konsisten. Dia menyebutkan, mampu membangun soliditas organisasi secara utuh, mampu membawa Polri makin profesional dan modern, mampu membuat Polri cepat merespon laporan masyarakat, serta mampu menjaga keamanan.

Selain itu, mampu menumpas kejahatan kelas teri maupun kakap, dan mampu menumpas para penjahat yang berseragam polisi di internal kepolisian.

“Keenam hal ini diharapkan bisa berjalan maksimal dengan kemimpinan Kapolri baru pada Juli mendatang,” jelasnya. (tety)

Related posts

Tahap Uji Coba Program “Belanja di Warung Tetangga”, 1000 Toko Tradisional Dilibatkan

Tety Polmasari

Bank BTN Sabet 8 Penghargaan

bambang tri

Batan Dirikan Pusat Pengkajian dan Budaya Keamanan untuk Kawasan Asia Tenggara

Tety Polmasari

Leave a Comment