AQUA Japan Siap Bersaing di Pasar Indonesia

Senin, 16 Mei 2016

IMG-20160516-WA0007

JAKARTA (Pos Sore) — Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang membaik pada 2016 ini diprediksi dapat mendorong tumbuhnya daya beli produk elektronik peralatan rumah tangga. Melihat pertumbuhan ini, AQUA Japan pun memperkenalkan inovasi terbarunya di pasar produk elektronik peralatan rumah tangga.

Produk-produk dengan teknologi Jepang tersebut yakni kulkas slim beauty 2, mesin cuci hijab series, coton handy washer (mesin cuci sebesar telapak tangan), dan Racooon (mesin cuci tanpa air).

Kulkas Slim Beauty 2 adalah lemari pendingin satu pintu yang memiliki laci pada freezer-nya. Tipe ini juga mempunyai tempat tanpa pendingin di bagian bawah (drybox).

Sementara itu, AQUA Japan Hijab Series, mesin cuci yang mempunyai keunggulan khusus berupa mode pencucian khusus hijab. Pencucian dengan hijab mode ini mampu membersihkan hijab secara menyeluruh tanpa khawatir merusak hijab.

AQUA Japan juga memperkenalkan mesin cuci kecil pertama seukuran telapak tangan: COTON. Dengan ukuran yang mini ini memudahkan kita untuk membawanya saat berpergian dan digunakan untuk menghilangkan noda di pakaian.

“Kami optimis kebutuhan peralatan rumah tangga di Indonesia dapat tumbuh dengan membaiknya perekonomian tahun ini dan besarnya potensi populasi masyarakat di Indonesia,” kata Kenji Sadayuki, President Director AQUA Japan Indonesia, di Jakarta, Senin (16/5).

Saat ini, AQUA Japan menguasai sekitar 10% pangsa pasar dan menargetkan untuk dapat meningkatkan hinggga dua kali lipat pada 2018. Sementara di Vietnam, AQUA Japan sudah menjadi merek elektronik nomor 1.

“Kami yakin dengan potensi pasar di Indonesia, kami dapat menjadi 3 besar dalam kategori produk elektronik rumah tangga,” tambahnya.

Keyakinan tersebut didasarkan pada kenyataan meningkatnya standar hidup, dan terus tumbuhnya pasar properti terutama rumah tinggal untuk kelas menengah. Kedua faktor ini yang mendorong pertumbuhan penjualan alat rumah tangga elektronik.

Analisa euromonitor Internasional pada Mei 2015 perkembangan properti hunia dan apartemen kelas menengah memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan pasar alat rumah tangga elektronik. Peralatan seperti pendingin ruangan, kulkas, dan mesin cuci tak ubahnya kebutuhan dasar bagi setiap kelaurga, terutama keluarga baru di Indonesia.

“Kami sangat mengerti kebutuhan masyarakat Indonesia akan produk elektronik rumah tangga dengan membawa berbagai produk dengan teknologi dan kualitas Jepang yang inovatif namun dengan harga terjangkau sehingga dapat dimiliki oleh berbagai lapisan masyarakat,” tambah Kenji.

IMG-20160516-WA0006

Keoptimisan tersebut semakin diperkuat dengan kehadiran aktor dan komedian berbakat Andre Taulany, sebagai brand ambasador AQUA Japan. Ditunjuknya Andre juga salah satu pertimbangannya karena sang aktor adalah pengguna setia produk-produk AQUA Japan.

“Produk elektronik rumah tangga harus bisa membuat hidup kita lebih mudah dan nyaman. Bayangkan jika AC di tempat shooting rusak, tentunya bisa membuat shooting terlambat dan semua artis dan kru tidak nyaman,” katanya.

Andre mengaku konsumen setia AQUA Japan karena berkualitas dan berteknologi Jepang. Selain berkualitas, produknya juga sangat mudah dioperasikan dan dirawat. Itu sebabnya, ia bangga menjadi bagian dari keluarga besar AQUA Japan.

AQUA Japan sendiri adalah perusahaan besar dari Jepang yang telah lama berinvestasi di Indonesia. Perusahaan telah berkontribusi di negeri ini melalui merek SANYO sejak 1970.

“Kami adalah bagian dari Indonesia, kami telah berada di negeri ini sejak lama, kami menghadapi kemajuan dan kesulitan yang sama dengan masyarakat Indonesia selama 45 tahun keberadaan kami di sini,” tuturnya. (tety)

Populer
Terkomentari
Bertekad Terus Berjuang
Prabowo: Jangan Jadikan RI Jadi Pesuruh Asing
Jumat, 22 Agustus 2014
Yang Muda Yang Berprestasi
‘Drizzle’ Gebrak Blantika Music Thrash Metal Di Bekasi
Minggu, 2 Maret 2014
ie_osh Batik Terobos Pasar Dunia
Sabtu, 22 Maret 2014
Dinilai Tak Mampu Dongkrak Daya Saing Industri
Jokowi Diminta Copot Saleh Husin
Senin, 8 Juni 2015
Tiga SKPD di Tasikmalaya Saling Tuding
Keberadaan Gudang Meresahkan Warga
Kamis, 8 Oktober 2015