26 C
New York
06/07/2020
Aktual

Arief Suditomo: RUU RTRI Harus Dijaga dan Diperkuat

JAKARTA (Pos Sore)– Anggota Komisi I DPR RI Arief Suditomo menegaskan jika Rancangan Undang-Undang (RUU) Radio dan Televisi Republik Indonesia (RTRI) untuk memperkuat eksistensi negara. Karena itu keberadaannya sebagai lembaga penyiaran harus diperkuat.

Bukan untuk mengejar swasta, melainkan sebagai siaran radio dan TV yang menyajikan berbagai khazanah ke Indonesiaan, kultur, tradisi, budaya, perilaku yang sopan-santun, dan moralitas dari Sabang – Merauke sekaligus untuk menjaga kedaulatan NKRI.

Jadi, menurutnya, RTRI ini sebagai alat untuk menjaga keutuhan dan kedaulatan NKRI. Karena itu harus menyiarkan berita-berita khas keindonesiaan; budaya, kultur, tradisi, perilaku, moralitas bangsa yang luhur dari Sabang – Merauke.

“Seperti halnya ‘Bocah Petualang’. Sebab, kalau anak-anak saat ini lebih senang nonton budaya asing, primordialitas makin kuat, maka kedaulatan kita makin terancam. Untuk itu, RRI dan TVRI harus diperkuat melalui RUU RTRI ini,” tegas politisi Hanura itu dalam forum legislasi ‘RUU RTRI’ bersama praktisi RRI M. Kabul Budiono, dan mantan Pemred SCTV Nurjaman Mochtar di Gedung DPR RI Jakarta, Selasa (31/5/2016).

Arief Suditomo optimis dengan RUU RTRI ini, RRI dan TVRI akan mampu go public, melebihi siaran swasta, jika semua lapisan masyarakat komitmen untuk mendukung dan melaksanakan RUU ini.

“Justru UU ini memberi kesempatan kepada RRI dan TVRI untuk melahirkan sumber daya manusia (SDM) yang professional dan sumber dana yang kuat oleh negara. Apalagi tugas RRI dan TVRI lebih mulia untuk kepentingan bangsa dan negara. Bahkan pada saatnya rakyat akan rindu dengan TVRI sebagai rumah budaya bangsa,” ujarnya. (Akhir/Bambang Tri P)

Related posts

Menkop UKM: Hadapi Tuntutan Jaman, Warung Tradisional Harus ‘Pintar’

Tety Polmasari

MASKAPAI ANGKUTAN HAJI

Tety Polmasari

Menpan RB Tegaskan Akan Ada Sanksi Bagi Lembaga Kearsipan Berkinerja Buruk

Tety Polmasari

Leave a Comment