22.9 C
New York
29/05/2020
Aktual

Menteri BUMN Tugaskan Bulog Jaga Harga di Tingkat Petani

JAKARTA (Pos Sore) — Menteri BUMN Rini Soemarno menugaskan Perum Bulog untuk menjaga harga di tingkat petani minimal Rp15 ribu per kg untuk bawang merah dan harga di tingkat konsumen bisa turun harganya mencapai Rp25 ribu per kg.

Rini juga berharap Bulog mampu menciptakan harga kondusif beras selama Puasa dan Lebaran. Dengan HPP Minimum yang sudah ditetapkan pemerintah, diharapkan harga di tingkat petani Rp7.300 per kg dan di tingkat konsumen Rp8.500.

Selain itu, Bulog yang diberikan izin melakukan impor sebanyak 10.000 ton dan Berdikari 5.000 ton, diharapkan tujuannya bisa menurunkan harga daging sekitar Rp80 ribu per kg selama Puasa dan Lebaran.

“Kami harapkan nantinya bisa terus terutama daging sapi, kalau lebih murah tentunya bis ameningkatkan gizi masyarakat. Bulog dan Berdikari akan melakukan impor, tapi Bolog yang akan OP. Bulog bertanggung jawab atas kerjasama dengan Kemendag, BPS. Untuk bisa memasuki pasar yang harganya tinggi,” terangnya, di kantor Kementerian Pertanian, Selasa (31/5).

Sementara untuk gula, Rini mengatakan saat ini belum terjadi pemerataan musim giling, sehingga gula melambung tinggi di harga Rp14.000 per kg. Sebanyak 180 ribu ton impor gula sudah dilepas ke grosir sebanyak 90 ribu ton, hasilnya memang belum maksimal, tapi impact-nya akan terasa nanti.

“Kami yakin, dengan mulainya musim giling yang sudah terjadi di beberapa daerah seperti Jatim, Jateng, akhir minggu ini gula bisa lebih banyak membanjiri pasar dan harga bisa tertekan ke target Rp12.500 per kg,” tandasnya.

Menteri Perdagangan Thomas Lembong menambahkan, pihaknya akan menghindari spekulasi yang berlebihan yang merugikan masyarakat. Pemerintah akan memberlakukan Harga Pokok Pembelian (HPP) yang merupakan harga yang dijamin oleh pemerintah yang akan ditugaskan kepada BUMN, yaitu Perum Bulog atau BUMN yang ditugaskan dengan harga minimun tersebut.

“Sebagai contoh, untuk bawang merah, pemerintah menetapkan referensi harga di tingkat petani Rp15 ribu per kg. Pada saat yang sama di tingkat konsumen kita target Rp25 ribu per kg,” kata Lembong.

Untuk beras medium pemerintah menargetkan harga di tingkat petani Rp7.300 per kg sementara, di tingkat konsumen dipatok Rp9.500 per kg. Instrumen pemerintah adalah dengan operasi pasar melalui Bulog dengan pasokan sebanyak 390 ribu ton mulai 1 Juni hingga 6 juli.

Sedangkan untuk gula pasir, di tingkat petani tebu ditentukan HPP Rp9.100 per kg, sedangkan harga di konsumen Rp12.500 per kg. Pemerintah akan menambah pasokan pasar melalui penugasan Ke PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) sebanyak 150 ton melalui mekanisme OP.

Untuk daging sapi, sesuai dengan arahan presiden dengan target menurunkan harga di bawah Rp80 ribu per kg. Pemerintah terus berupaya untuk melakukan penambahan pasokan dengan importasi daging sapi.

“Saat ini, sudah terkumpul dari sisi pengadaan dan pemesanan, sebanyak 27.400 ton dari berbagai negara,” ungkapnya. (tety)

Related posts

Tak Ada Dendam Politik

Tety Polmasari

Presiden Diharapkan Dukung Penuh Pengembangan Buah Nusantara

Tety Polmasari

9 Tahun Vakum, TPI Siaran Lagi

Tety Polmasari

Leave a Comment