18.4 C
New York
21/04/2021
Aktual Gaya Hidup

Kimberly Tandra Hadirkan 45 Koleksi Busana Berkonsep Atmo(s)pharia

fashion1

JAKARTA (Pos Sore) — Umurnya masih muda. Sangat muda. Baru berusia 17 tahun. Namun, dalam menghasilkan karya fashion yang elegan, jangan ditanya. Sangat berbakat. Decak kagum dan tepuk gemuruh dari panggung fashion show yang dibawakannya sudah menandakan desain busana karyanya mendapat tempat di hati masyarakat.

Sederhana, elegan, dan modern. Itulah nuansa yang tercipta dari koleksi busana Kimberly Tandra. Menampilkan warna hitam, biru, dan putih sebagai warna utama. Warna-warna langit. Konsepnya oleh gadis muda berusia 17 tahun itu dinamakan atmo(s)pharia.

SONY DSC

“Ada 45 koleksi yang saya tampilkan malam ini. Di sequence pertama, semua memakai warna hitam yang menggambarkan langit pada malam hari. Di sequence kedua dan ketiga, saya fokus di warna biru sebagai penggambaran langit pada pagi hari,” tutur Kimberly, usai gelaran fashion show-nya di acara Esmod
Fashion, Kota Kasablanca, Jakarta, akhir pekan lalu.

Penggunaan aksen warna kuning sebagai hiasan dan gambar beberapa burung seperti Kakatua dan ekor Cendrawasih menandakan karyanya identik dengan Indonesia. Selain itu, keindahan langit tidak lengkap tanpa kehadiran burung-burung.

Adapun penggunaan sayap kupu-kupu sebagai ide untuk cutting untuk memberi kesan unik. Untuk desain, Kimberly memang lebih memfokuskan detail, yaitu mengandalkan potongan yang sederhana, tapi memiliki detail unik. Detail unik tersebut meliputi fabric printing dan laser cutting pada kain.

“Busana yang aku hadirkan memang tidak biasa, tetapi masih bisa dikenakan dalam acara-acara khusus. Lewat konsep atmo(s)pharia, aku ingin mengenalkan eksistensi sebagai desainer baru pada dunia mode. Semoga dengan show berkonsep keindahan langit ala Kimberly Tandra, kiprahku bisa diperhitungkan,” ungkap desainer kelahiran 5 September 1998 itu.

kimber

Koleksi busana bertema langit ini untuk menjawab tantangan dirinya yang masih muda dan berstatus mahasiswa di Esmod. Ia menyadari untuk menggapai mimpi dan tujuan hidup memang tidak mudah.
“Karenanya, saya menantang diri untuk melakukan hal yang tidak biasa di tengah kesibukan kuliah yang menyita waktu dan tenaga,” ujarnya perempuan berambut panjang ini.

Soal harga, ia tidak bisa mematok harga untuk hasil karyanya tersebut.”Saya tidak bisa mematok harga standar untuk setiap baju di koleksi saya ini. Karena memang sifatnya customized, tergantung dari pemakaiannya dan akan membuat rancangan eksklusif saja, agar berbeda dengan perancang lainnya,” tandasnya.

Dalam fashion show kali ini, ia menggandeng seorang penrajin headpiece untuk melengkapi penampilan karya busananya. “Saya berkolaborasi dengan Oscar Daniel. Dia adalah salah satu perajin headpiece dari Surabaya,” tambahnya. (tety)

Related posts

How To Start A Work from home Affiliate Organization On The Net

Tety Polmasari

Prabowo – Hatta Yakin Raih 50,25 Persen Suara

Tety Polmasari

Pekerja Mandiri di Cirebon Antusias

Tety Polmasari

Leave a Comment