Menkominfo Usul Monster Pokemon Disebar ke Obyek Wisata

Selasa, 9 Agu 2016

JAKARTA (Possore) — Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara, sebelumnya sempat menyinggung soal demam game mobile Pokemon Go yang lagi tren dimainkan di Tanah Air.

Namun, RA , sapaan akrab Rudiantara menyebut game berburu monster besutan Niantic Labs tersebut bisa dimanfaatkan untuk hal positif. Semisal menyebar monster-monster Pokemon ke tempat-tempat obyek wisata Indonesia demi tujuan promosi.

“Silahkan taruh Pikachu dan teman-temannya ke lokasi wisata, seperti museum di Kota Tua, supaya yang main bisa ke museum atau tempat wisata, jangan main di tempat ekstrem seperti area militer,” kata RA usai acara Google for Indonesia di Ritz Carlton Ballroom, Jakarta, Selasa (9/8).

“Silahkan taruh Pikachu dan teman-temannya ke lokasi wisata, seperti museum di Kota Tua, supaya yang main bisa ke museum atau tempat wisata, jangan main di tempat ekstrem seperti area militer.”

Ia mengatakan, selain mempromosikan obyek-obyek wisata Indonesia, hal ini juga mendorong awareness para pemain untuk lebih sering ke tempat-tempat wisata dan mempelajari kultur Indonesia lebih mendalam.

Bahkan, ia juga tak segan untuk memberikan ‘insentif’ pada perihal ini. Namun RA tak bisa mengelak soal risiko Pokemon Go yang bisa saja menyebabkan masalah keamanan negara.

Ia pun telah mengadakan pertemuan dengan Google untuk membahas kehadiran Pokemon Go lebih lanjut, mengingat Niantic Labs merupakan developer gim mobile yang dikoordinir oleh Google.

“Kami sudah meminta Google, agar peta Google Maps yang digunakan dalam mengembangkan Pokemon Go tidak sampai menyinggung objek vital negara, seperti Istana Negara, kantor polisi, perusahan listrik negara, dan sebagainya,” ucapnya.

“Intinya, kita sarankan Google agar bisa menyebarkan Pokemon ke tempat-tempat produktif yang bisa dikunjungi kala akhir pekan, seperti museum, lokasi wisata dan lainnya. Kan lebih asyik,” ujar RA seperti dilansir liputan6.com. (fenty)