Kemenkop Gandeng Telkom Sinergikan PLUT-Kampung UKM Digital

Jumat, 12 Agu 2016
Deputi Bidang Restrukturisasi Usaha Kementrian Koperasi dan UKM Yuana Setyowati didampingi EVP DBS PT. Telkom Tri Gunadi dan VP EPO PT. Telkom Bagio Nugroho saat memaparkan proses sinergitas antara PLUT-KUMKM dengan Kampung UKM Digital, Jumat (12/8)

JAKARTA (Pos Sore) – Survei Boston Consulting Group di 11 negara G20 menyebutkan dampak dari pemanfaatan internet oleh UMKM adalah peningkatan revenue growth 22 persen lebih besar dibandingkan UMKM yang kurang atau tidak memanfaatkan internet.

Berdasarkan hal itu, Kementerian Koperasi dan UKM bekerjasama dengan PT Telkom dalam program pendampingan KUMKM melalui program Kampung UKM Digital.

“MoU sudah kita tandatangani pada 25 Mei 2016 lalu di Yogyakarta, dengan tujuan meningkatkan penetrasi digital pelaku UMKM,” kata Deputi Restrukturisasi Usaha Kementerian Koperasi dan UKM Yuana Setyowati, di Jakarta, Jumat (12/8).

Menurut Yuana, tujuan lain dari kerjasama pendampingan digitalisasi tersebut adalah ‎untuk meningkatkan produktifitas dan daya saing koperasi dan UMKM melalui sinergitas peran PLUT-KUMKM dengan Kampung Digital UKM Telkom.

“Selain itu, untuk optimalisasi peran Pusat Latihan Usaha Terpadu (PLUT) KUMKM dan Kampung Digital UKM Telkom untuk peningkatan kualitas dan akses pemasaran produk koperasi dan UMKM,” tambah Yuana.

Ia menyebutkan, pihaknya telah membangun 49 unit PLUT (24 di provinsi dan 25 di kabupaten/kota) dengan 293 tenaga pendamping.

Untuk tahap awal, PLUT yang akan sinergi dengan Kampung UKM Digital di antaranya PLUT Sukabumi, PLUT Subang (90 persen penyiapan infrastruktur), PLUT Wakatobi (inprogress penggunaan MangoStar untuk akses berhubung lokasi tidak terjangkau akses FO/Copper), PLUT Banten (75 persen penyiapan infrastruktur), dan PLUT Tarakan (siap dilaunching)‎.

“Target selanjutnya 37 lokasi PLUT akan dilakukan sinergi program Kampung UKM Digital hingga akhir 2016,” kata Yuana.

IMG_20160812_133521

Yuana menambahkan, program Kampung UKM Digital‎ PT Telkom merupakan katalisator terciptanya ekosistem bisnis melalui pemanfaatan Information Communication and Technology (ICT) secara komprehensif dan integratif untuk mendukung usaha KUMKM.

“Dalam pelaksanaannya, pengembangan Kampung UKM Digital dilakukan dengan optimalisasi PLUT-KUMKM yang telah mendampingi UMKM di sentra-sentra produksi,” papar Yuana.

Yuana berharap, dengan adanya kolaborasi itu, KUMKM memiliki akses pasar yang semakin cepat, mampu mengikuti perkembangan teknologi dan memanfaatkannya untuk meningkatkan daya saing yang tinggi. “Di samping itu, UMKM dapat secara mandiri menjalankan kegiatan usahanya dan menjadi tuan rumah di negeri sendiri, sehingga mampu menopang perekonomian bangsa.”

Dalam kesempatan yang sama, EVP DBS PT Telkom Tri Gunadi mengatakan, Telkom mendorong para pelaku UKM untuk memanfaatkan ICT secara komprehensif dan integratif untuk mendukung bisnis yang berjalan di Kampung UKM yang diluncurkan sejak Juli 2015 dalam rangka mewujudkan UKM yang maju, mandiri, dan moderen. Target Kampung UKM Digital pada 17 Agustus 2016 sebanyak 300 lokasi.

‎”Hingga saat ini telah diresmikan 205 lokasi yang tersebar dari Sabang hingga Merauke,” ungkapnya.

Bagi Tri, sinergitas tersebut diharapkan mampu ‎menjadi solusi terhadap tantangan yang dialami UKM selama ini. Terlebih Kampung UKM Digital menyediakan infrastruktur akses High Speed Internet dengan kecepatan 10 Mbps hingga 100 Mbps serta menyediakan BLC sebagai media pembelajaran bagi pelaku UKM.

PT Telkom juga telah menyediakan program pendampingan dalam bentuk pelatihan dan penyiapan aplikasi ‘Smart Bisnis’ sebagai wadah kolaborasi dan promosi antar UKM, sehingga sinergitas dapat mudah dilakukan.

“Untuk meningkatkan transaksi penjualan produk-produk UKM, Telkom juga telah menyediakan fasilitas transaksi online dengan aplikasi blanja.comJarvis Store yang dibantu promosi di media sosial seperti Facebook dan Twitter, termasuk kemudahan payment online-nya atau Fin-Pay,” tandas Tri Gunadi. (tety)

Populer
Terkomentari
Bertekad Terus Berjuang
Prabowo: Jangan Jadikan RI Jadi Pesuruh Asing
Jumat, 22 Agustus 2014
Yang Muda Yang Berprestasi
‘Drizzle’ Gebrak Blantika Music Thrash Metal Di Bekasi
Minggu, 2 Maret 2014
ie_osh Batik Terobos Pasar Dunia
Sabtu, 22 Maret 2014
Dinilai Tak Mampu Dongkrak Daya Saing Industri
Jokowi Diminta Copot Saleh Husin
Senin, 8 Juni 2015
Tiga SKPD di Tasikmalaya Saling Tuding
Keberadaan Gudang Meresahkan Warga
Kamis, 8 Oktober 2015