25.6 C
New York
12/08/2020
Aktual

Perluas Kemitraan, LPDB-KUMKM Gandeng Syarikat Islam Indonesia

JAKARTA (Pos Sore) – Direktur Utama Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) Kemas Danial, mengakui penyaluran dana bergulir belum sepenuhnya tersebar ke pelosok Tanah Air. Karena itu, LPDB sebagai badan layanan umum dari satuan kerja kementerian idealnya harus dekat dengan banyak user.

“Kami dalam menjaring binaan terbatas dalam kemitraan dan sarana. Belum lagi kalangan KUMKM di daerah umumnya masih memiliki kinerja usaha yang rendah. Itu sebabnya, LPDB KUMKM melakukan kerjasama dengan organisasi Syarikat Islam Indonesia dalam menjaring kemitraan,” kata Kemas Danial, di kantor LPDB-KUMKM, Kamis (29/9).

Dengan kerjasama itu, para pelaku Koperasi dan UKM binaan organisasi Islam yang berbasis di Jawa Barat, ini kini dapat mengakses dana LPDB Kemenkop dan UKM setelah mendapat rekomendasi dari organisasi tertua di Indonesia tersebut.

“Kerjasama ini memperlihatkan bahwa ada pelaku koperasi dan UKM baru yang dapat mengakses dana LPDB. Dana ini kan uang negara yang berasal dari rakyat,” ujarnya.

Menurutnya, kerjasama tersebut menjadi strategi partner untuk menekan angka kemiskinan di Indonesia, khususnya di Jawa Barat sebagai basis utama Syarikat Islam Indonesia. Tingkat ketimpangan ekonomi Indonesia saat ini mencapai 0,4 persen yang sudah mendekati garis kerawanan dalam acuan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

tebet-20160929-03479

“Kita harapkan, para pelaku Koperasi dan UKM yang menjadi binaan Syarikat Islam dapat mengurangi angka pengangguran dan kemiskinan di Indonesia dengan dapat mengaksesnya dana LPDB ini,” ujarnya.

Dikatakan, dana yang disalurkan para pelaku koperasi dalam menyalurkan dananya ke para user koperasi, bunganya di bawah 18%. Menurutnya, dengan bunga sebesar itupun Koperasi sudah mendapatkan untung.

Ia menambahkan, kerjasama pihaknya dengan Syarikat Islam menunjukkan komitmen LPDB mendukung pembiayaan koperasi dan UKM sebagai mitra strategis untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing ekonomi rakyat, penyerapan tenaga kerja, penumbuhan wirausaha baru, dan pengentasan kemiskinan.

Prof. Dr. Hamdan Zoelva yang menjadi Ketua Umum Lajnah Tanfidziyah Syarikat Islam (SI) Indonesia, mengatakan, arah pergerakan SI memang akan membuat berbagai koperasi. Tujuannya, agar masyarakat kecil bisa mendapatkan pinjaman lunak.

Dalam lima tahun ke depan, katanya, SI paling tidak akan mendirikan 2500 usaha mikro dan koperasi di seluruh Indonesia. Karena itu, pihaknya sangat bersyukur dapat menjalin kerjasama dengan LPDB

tebet-20160929-03480

“Ini langkah pertama bagi Syarikat Islam dalam tekadnya membangun ekonomi rakyat. Nantinya Syarikat Islam yang menilai koperasi mana saja yang layak mendapatkan bantuan dana bergulir. Sistemnya jugan sangat ketat,” paparnya mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, ini.

Ditanya berapa target koperasi yang bisa mendapatkan bantuan dana bergulir ini, Zoelvan Hamdan, belum bisa memastikan. Begitu pula berapa besar nilai bantuan tersebut karena tergantung nilai dan usulan.

“Atas nama DPP Syarikat Islam saya sangat bersyukur dengan kerjasama ini karena ini sesuai semangat pendirian organisasi ekonomi Islam tertua oleh Samanhudi pada 16 Oktober 1905 di Solo untuk mengimbangi ekspansi usaha pengusaha keturunan China pada masa kolonial Belanda,” ucapnya.

Dikatakan, tanggung jawab Syarikat Islam adalah membina para pelaku UKM yang berada di bawah binaan Syarikat Islam. Karenanya, kerjasama ini menjadi amanah dan tanggung jawab yang sangat besar.

“Ketika memberikan rekomendasi kepada binaan kami untuk mendapat bantuan dana dari LPDB, maka kami akan mempertanggungjawabkan, sekali saja UKM Syarikat Islam mengecewakan maka yang jelek Syarikat Islam,” tegasnya. (tety)

Related posts

450 Warga Lapas Cianjur Dapat Remisi

Tety Polmasari

Sekolah Lapang Iklim Berhasil Tingkatkan Panen Petani

Tety Polmasari

Band Wali Bedah 100 Mushola

Tety Polmasari

Leave a Comment