Parpol dan Masyarakat Diminta Tidak Munculkan Isu SARA dalam Pilkada

Senin, 10 Okt 2016
Anggota MPR RI FPKB Lukman Edy bersama Pengamat Politik Hanta Yudha mejadi pembicara dalam dialog kebangsaan "Pilkada damai dalam bingkai NKRI" di Gedung MPR RI Jakarta, Senin (10/10/2016).Foto:Bambang Tri P.

JAKARTA (Posn Sore)- Anggota MPR RI FPKB Lukman Edy menegaskan jika kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan kalau terbukti di pengadilan secara hukum diputus melakukan penistaan agama, maka pencalonan Ahok tidak bisa dibatalkan, tidak bisa gugur.

Dia hanya akan kena sanksi pidana, yaitu denda Rp600 ribu – Rp6 juta, dan penjara antara 3 bulan – 18 bulan penjara.

“Jadi berdasarkan UU Pilkada dan UU Pemilu, yang disebut penistaan agama itu tidak menggugurkan pencalonan. Tak bisa menghalangi pencalonannya sebagai Cagub DKI Jakarta,” kata politisi FPKB itu dalam dialog kebangsaan ‘Pilkada damai dalam bingkai NKRI’ di Gedung MPR RI, Jakarta, Senin (10/10)

Sebab, lanjutnya, yang menggugurkan atau calon bisa didiskualifikasi itu kalau melakukan politik uang (money politics) secara terstruktur, sistimatis dan massif (TSM). (bambang tri p)

Populer
Terkomentari
Bertekad Terus Berjuang
Prabowo: Jangan Jadikan RI Jadi Pesuruh Asing
Jumat, 22 Agustus 2014
Yang Muda Yang Berprestasi
‘Drizzle’ Gebrak Blantika Music Thrash Metal Di Bekasi
Minggu, 2 Maret 2014
ie_osh Batik Terobos Pasar Dunia
Sabtu, 22 Maret 2014
Dinilai Tak Mampu Dongkrak Daya Saing Industri
Jokowi Diminta Copot Saleh Husin
Senin, 8 Juni 2015
Tiga SKPD di Tasikmalaya Saling Tuding
Keberadaan Gudang Meresahkan Warga
Kamis, 8 Oktober 2015